Connect With Us

Kepala BGN Bakal Setop Jatah MBG Sekolah Anak-anak Kaya  

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 9 Juni 2026 | 05:46

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang. (Dokumentasi BGN / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com- Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mulai menyiapkan sejumlah langkah perbaikan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin 8 Juni 2026.

Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah mengevaluasi kembali penerima manfaat MBG agar program tersebut lebih tepat sasaran dan fokus kepada kelompok yang benar-benar membutuhkan intervensi gizi.

Nanik menilai sekolah-sekolah yang berasal dari kalangan mampu kemungkinan tidak lagi menjadi prioritas penerima program karena kebutuhan gizi para siswanya dinilai telah terpenuhi oleh keluarga masing-masing.

"Kami akan refocusing penerima manfaat. Refocusing ini maksudnya adalah apakah perlu, rasanya sih tidak perlu ya kalau misalnya sekolah-sekolah kaya (dapat MBG). Kan ini pasti di rumah gizinya juga sudah lebih bagus," ujar Nanik dikutip dari Detikcom, Selasa 9 Juni 2026.

Menurutnya, program MBG ke depan akan lebih diarahkan kepada anak-anak dan kelompok penerima manfaat yang memang membutuhkan dukungan gizi dari pemerintah.

"Nah, ini kita akan refocusing sehingga apakah 63 juta yang sekarang ada ini benar tuh 63 juta ini butuh, atau sebetulnya bisa dikurangi kemudian nanti kita tambah yang belum memperoleh," jelasnya.

Selain melakukan penataan ulang penerima manfaat, BGN juga akan menghentikan sementara pembukaan dapur baru atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Nanik mengatakan saat ini terdapat 27.877 titik dapur MBG yang telah operasional berdasarkan virtual account. 

Jumlah tersebut akan dievaluasi terlebih dahulu sebelum pemerintah memutuskan untuk menambah titik baru.

"Bila per hari ini totalnya 27.877. Jadi, per hari ini jumlahnya titik dapur yang operasional berdasarkan virtual account itu 27.877. Nah, kita hentikan dulu ke situ. Kita akan tata," ungkapnya.

Setelah proses penataan selesai, BGN akan memetakan kembali kebutuhan dapur MBG di berbagai daerah agar distribusinya lebih merata dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Nanik juga menyebut perhatian khusus akan diberikan kepada wilayah 3T, yakni daerah tertinggal, terdepan, dan terluar. 

Untuk mendukung pelaksanaan program di kawasan tersebut, BGN akan menjajaki kerja sama dengan perusahaan melalui program tanggung jawab sosial atau CSR serta memanfaatkan skema hibah untuk pembangunan dapur umum.

BANDARA
Bandara Soetta Tutup Lagi Sampai 18.00 WIB, 624 Penerbangan Bakal Terdampak

Bandara Soetta Tutup Lagi Sampai 18.00 WIB, 624 Penerbangan Bakal Terdampak

Senin, 7 September 2026 | 13:26

Operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang dipastikan masih ditutup sementara hingga pukul 18.00 WIB, Senin 7 September 2026.

NASIONAL
PLN Siagakan Listrik Berlapis untuk GelaranDanantara Housing Expo 2026 PIK 2

PLN Siagakan Listrik Berlapis untuk GelaranDanantara Housing Expo 2026 PIK 2

Selasa, 1 September 2026 | 16:19

PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten memastikan pasokan listrik tetap andal selama Danantara Housing Expo 2026 yang berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2

PROPERTI
Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Mewah Gaya American Classic Mulai Rp1,3 Miliar

Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Mewah Gaya American Classic Mulai Rp1,3 Miliar

Kamis, 3 September 2026 | 19:03

Pasar rumah tapak di kawasan Jabodetabek menunjukkan daya tahan yang positif sepanjang tahun 2026. Berdasarkan riset Leads Property, penjualan rumah tapak di wilayah ini mencapai 2.585 unit pada kuartal II 2026

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill