Connect With Us

PHK Tembus 43 Ribu Pekerja hingga Juni 2026, Industri Manufaktur Paling Terdampak

Fahrul Dwi Putra | Senin, 29 Juni 2026 | 18:49

Buruh PT Krakatau Steel berunjuk rasa  menolak pemutusan hubungan kerja (PHK) di depan pabrik Krakatau Steel dan kantor Wali Kota Cilegon, Selasa (2/7/2019). (@TangerangNews / Mochamad Iqbal)

TANGERANGNEWS.com- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat jumlah pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) terus bertambah. Hingga Juni 2026, total pekerja yang terdampak PHK telah mencapai sekitar 43.000 orang.

Angka tersebut disampaikan Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang) Kemnaker, Anwar Sanusi. 

Menurutnya, perkembangan data PHK terus diperbarui dan dapat diakses masyarakat melalui portal Satudata Kemnaker.

"Kalau nggak salah kemarin 43 ribu yang di bulan Juni kemarin ya, sampai bulan Juni," kata Anwar dikutip dari Detik, Senin 29 Juni 2026.

Anwar mengatakan pemerintah tidak hanya melakukan pencatatan jumlah pekerja yang terkena PHK, tetapi juga berupaya melakukan mitigasi agar gelombang pemutusan hubungan kerja dapat ditekan.

"Kalau kami kan terus melakukan pemantauan terkait dengan data tersebut, sehingga kita tentunya ingin, bukan hanya kita pemantauan ya, yang lebih penting adalah mitigasi, ya. Mitigasi yang kita lakukan untuk tentunya tadi, menahan bagaimana PHK tidak terjadi," tambah Anwar.

Terkait sektor usaha yang paling banyak menyumbang angka PHK, Anwar menyebut industri manufaktur diduga menjadi salah satu sektor yang paling terdampak. Namun, ia masih akan memastikan kembali data tersebut.

"Saya cek ya, ini kalau nggak salah ya, manufaktur salah satunya ya. Itu mungkin nanti bisa saya cek, bisa saya sampaikan," tuturnya.

Jumlah PHK hingga Juni tersebut mengalami peningkatan dibandingkan periode Januari hingga Mei 2026. 

Berdasarkan data Satudata Kemnaker, pada lima bulan pertama tahun ini terdapat 23.470 pekerja yang mengalami PHK.

Data tersebut merupakan pekerja yang terdaftar sebagai peserta program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

KOTA TANGERANG
Naik Bus Tayo dan Angkot Si Benteng Cuma Rp81, Berlaku 14-16 Agustus

Naik Bus Tayo dan Angkot Si Benteng Cuma Rp81, Berlaku 14-16 Agustus

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:19

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menghadirkan promo khusus layanan transportasi umum BRT Tangerang Ayo (Tayo) dan Angkot Si Benteng dalam menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia.

HIBURAN
Atria Hotel Gading Serpong Gelar Wedding Showcase, Hadirkan 20 Lebih Vendor Pernikahan

Atria Hotel Gading Serpong Gelar Wedding Showcase, Hadirkan 20 Lebih Vendor Pernikahan

Jumat, 14 Agustus 2026 | 11:15

Mewujudkan konsep pernikahan impian dapat dilakukan dalam satu tempat melalui Wedding Showcase Atria Hotel Gading Serpong.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill