Connect With Us

PHK Besar-besaran Tokopedia Usai Diakuisisi TikTok, Said Iqbal Pertanyakan Nasib Karyawan

Fahrul Dwi Putra | Senin, 6 Juli 2026 | 12:53

Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal mendatangi PT Molex Ayus di Jalan Raya Serang, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Senin 29 Juni 2026. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

TANGERANGNEWS.com– Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh yang juga Presiden KSPI Said Iqbal mempertanyakan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi di Tokopedia setelah mayoritas saham perusahaan tersebut diakuisisi TikTok.

Said mempertanyakan alasan PHK dilakukan setelah TikTok mengambil alih kepemilikan Tokopedia. 

Belakangan, muncul kabar perusahaan memangkas hingga 90 persen karyawannya.

"Kenapa TikTok PHK karyawan Tokopedia setelah mengakuisisi dan memindahkan Tokopedia ke China, dia punya marketplace-nya," ujar Said dikutip dari Detik, Senin 6 Juli 2026.

Menurutnya, TikTok sebagai pemegang saham mayoritas harus bertanggung jawab terhadap nasib para pekerja yang terdampak PHK. 

Ia menilai seluruh hak karyawan wajib dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

Said juga menyinggung nilai akuisisi Tokopedia oleh TikTok yang mencapai sekitar 75 persen saham dengan valuasi sekitar US$1,5 miliar. 

Ia mempertanyakan penggunaan dana tersebut, termasuk apakah turut digunakan untuk memenuhi kewajiban perusahaan kepada para pekerja.

"TikTok harus tanggung jawab. Kalau saya nggak salah ya, kalau saya salah tolong dikoreksi. TikTok sudah mengakuisisi Tokopedia beberapa waktu yang lalu, sebelum sekarang ini. Kalau nggak salah dia memberikan valuasi US$ 1,5 miliar. Nah, kita mau lihat hubungan kerja antara Tokopedia yang mendapat valuasi suntikan US$ 1,5 miliar dari TikTok, perusahaan raksasa dunia ini, kemana uangnya?" beber Said Iqbal.

Menurutnya, hak-hak pekerja Tokopedia yang terkena PHK harus dipenuhi oleh TikTok.

Selain itu, Said mengaku menerima informasi bahwa sebagian operasional Tokopedia dipindahkan ke China setelah proses akuisisi. 

"Saya mendengar informasi, baru mendengar, bahwa Tokopedia justru dibalikkan ke China. Karena kan dia punya jaringan digitalnya luar biasa. Oleh karena itu, pemerintah harus hadir," tutup Said Iqbal.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill