Connect With Us

1,4 Juta Penerima Bansos Ditangguhkan Gegara Terindikasi Judol, Apakah Kamu Kena? Cek di Sini

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:54

Gambar ilustrasi seorang warga tidak bisa mendapatkan bansos karena melakukan aktivitas judi online. (Gambar dibuat dengan AI) (Gemini AI / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kementerian Sosial (Kemensos) menangguhkan penyaluran bantuan sosial kepada 1.494.652 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Sembako.

Kebijakan ini diambil setelah hasil pemadanan data bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menunjukkan adanya indikasi transaksi judi online (judol) di kalangan penerima.

Dari total jutaan data yang ditangguhkan tersebut, sebanyak 794.475 KPM di antaranya juga tercatat sebagai penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).

Untuk sementara, proses penyaluran bansos bagi mereka dihentikan sambil menunggu hasil verifikasi tuntas.

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dikutip Selasa 11 Agustus 2026. Ia menyebutkan angka ini mengalami lonjakan signifikan dibandingkan temuan pada tahun 2025 lalu yang mencatat hampir 600 ribu KPM terindikasi aktivitas serupa.

"Ada 1.494.652 keluarga penerima manfaat yang terindikasi judi online, berdasarkan data yang kami terima dari PPATK. Hari-hari ini kita sedang menelusuri dan mendalami," ujar Gus Ipul.

 

Proses Verifikasi dan Pemutakhiran Data

Kemensos saat ini tengah bekerja sama dengan PPATK serta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk mendalami temuan tersebut secara komprehensif.

Proses investigasi ini bertujuan untuk memastikan apakah bantuan sosial yang disalurkan negara benar-benar disalahgunakan untuk aktivitas perjudian.

Hasil pemetaan dan penelusuran mendalam ini ditargetkan rampung pada pekan depan. Menurut Gus Ipul, temuan ini juga menjadi bagian dari mekanisme pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) agar alokasi anggaran negara benar-benar tepat sasaran kepada warga yang berhak

"Mungkin mereka sudah tidak memenuhi kriteria untuk menerima bantuan sosial. Buktinya bantuan sosial digunakan untuk judi online. Maka itu kita dalami terus, sekaligus sebagai bagian dari pemutakhiran data," tegasnya.

Selain penindakan administratif, Kemensos mengintensifkan edukasi melalui para pendamping sosial di lapangan.

Langkah ini penting untuk meningkatkan literasi digital warga sekaligus memperingatkan agar KPM tidak sembarangan meminjamkan rekening atau membiarkan data pribadinya dimanfaatkan pihak lain untuk tindak melanggar hukum.

 

Cara Cek Status Bansos

Bagi masyarakat yang ingin memastikan status kepesertaan atau memeriksa apakah namanya termasuk dalam daftar penangguhan, pengecekan dapat dilakukan secara mandiri melalui kanal atau aplikasi resmi Kemensos:

 

1. Cek Melalui Website Resmi

-Akses laman Cek Bansos Kemensos di https://cekbansos.kemensos.go.id/.

-Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) 16 digit sesuai KTP.

-Masukkan kode verifikasi/huruf captcha yang tertera di layar.

-Klik tombol CARI DATA untuk melihat status penyaluran bansos Anda.

 

2. Cek Melalui Aplikasi Seluler

-Unduh aplikasi resmi “Aplikasi Cek Bansos” melalui Google Play Store (Android) atau App Store (iOS).

-Bagi pengguna baru, buat akun dengan memasukkan NIK, Nomor KK, email aktif, serta mengunggah foto e-KTP dan swafoto memegang KTP untuk verifikasi.

-Tunggu proses verifikasi akun via email dari Kemensos.

-Setelah aktif, login menggunakan username dan password.

-Pilih menu Cek Bansos dengan memasukkan data wilayah dan nama sesuai KTP untuk melihat status kelayakan ekonomi serta daftar bantuan yang diterima.

BANTEN
Polda Banten Kerahkan 5 Unit Watercannon, Kirim Air ke Wilayah Terdampak Kekeringan

Polda Banten Kerahkan 5 Unit Watercannon, Kirim Air ke Wilayah Terdampak Kekeringan

Senin, 10 Agustus 2026 | 19:50

Polda Banten mengerahkan sebanyak 5 unit armada Watercannon guna menyalurkan air bersih pada wilayah yang mengalami krisis air bersih di wilayah tersebut.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BISNIS
Semarak HUT RI, HSB Investasi Trading Cup Tantang Trader Asah Strategi Finansial

Semarak HUT RI, HSB Investasi Trading Cup Tantang Trader Asah Strategi Finansial

Senin, 10 Agustus 2026 | 19:28

Dinamika pasar keuangan yang bergerak cepat menuntut para trader untuk terus meningkatkan kapasitas, baik dalam membaca peluang maupun mengendalikan risiko.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill