Connect With Us

10 Anak Mengirim Surat ke Presiden

| Rabu, 22 Juli 2009 | 18:38

TANGERANGNEWS-Sepuluh anak yang menjadi terdakwa dalam kasus judi koin di area Bandara Soekarno Hatta, menulis surat untuk Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam Suratnya, masing-masih anak itu meminta agar mereka dibebaskan perkara yang menjeratnya dan ingin kembali ke sekolah. “Saya meminta tolong kepada bapak Presiden agar saya dibebeskan, saya sebenarnya tidak bermain judi tapi Cuma bermain tebak-tebakan dengan uang koin. Saya juga ingin cepat kembali sekolah lagi sepeti biasa,” kata Abdul Rohim, 14, satu diantara anak yang menjadi terdakwa saat membacakan isi suratnya. Kuasa hukum 10 bocah itu, Christine Tambunan mengatakan, aksi ini merupakan bagian dari bentuk keinginan bebas mereka dari sidang yang berlangusung berlatut-larut. Setelah menulis surat untuk Presiden, surat-surat tersebut akan dikirim melalui (Lembaga Batuan Hukum) LBH. “Surat tersebut berisi pengalaman mereka selama menjalani penahanan hingga proses persidangan. Suratnya akan dikirimkan hari ini, diharapkan Presiden akan menanggapinya,” ungkapnya.(rangga)
KAB. TANGERANG
Shell V-Power Diesel Kembali Dijual di SPBU, Harga Tembus Rp30.890 per Liter

Shell V-Power Diesel Kembali Dijual di SPBU, Harga Tembus Rp30.890 per Liter

Minggu, 10 Mei 2026 | 14:15

Setelah sempat menghilang dari sejumlah SPBU, bahan bakar diesel milik Shell Indonesia akhirnya mulai kembali tersedia di beberapa wilayah.

BISNIS
Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Kamis, 7 Mei 2026 | 11:08

Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.

TEKNO
Rekomendasi 10 Aplikasi HRD Agar Tidak Ribet Urusan Administrasi

Rekomendasi 10 Aplikasi HRD Agar Tidak Ribet Urusan Administrasi

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:11

Pesatnya perkembangan teknologi dan segala hal yang mulai beralih ke digital, memberikan tantangan tersendiri bagi pekerjaan Human Resource (HR), yang tentunya menjadi semakin kompleks.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill