Connect With Us

10 Anak Mengirim Surat ke Presiden

| Rabu, 22 Juli 2009 | 18:38

TANGERANGNEWS-Sepuluh anak yang menjadi terdakwa dalam kasus judi koin di area Bandara Soekarno Hatta, menulis surat untuk Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam Suratnya, masing-masih anak itu meminta agar mereka dibebaskan perkara yang menjeratnya dan ingin kembali ke sekolah. “Saya meminta tolong kepada bapak Presiden agar saya dibebeskan, saya sebenarnya tidak bermain judi tapi Cuma bermain tebak-tebakan dengan uang koin. Saya juga ingin cepat kembali sekolah lagi sepeti biasa,” kata Abdul Rohim, 14, satu diantara anak yang menjadi terdakwa saat membacakan isi suratnya. Kuasa hukum 10 bocah itu, Christine Tambunan mengatakan, aksi ini merupakan bagian dari bentuk keinginan bebas mereka dari sidang yang berlangusung berlatut-larut. Setelah menulis surat untuk Presiden, surat-surat tersebut akan dikirim melalui (Lembaga Batuan Hukum) LBH. “Surat tersebut berisi pengalaman mereka selama menjalani penahanan hingga proses persidangan. Suratnya akan dikirimkan hari ini, diharapkan Presiden akan menanggapinya,” ungkapnya.(rangga)
TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

BISNIS
Baja Murah Impor dari China Tekan Kinerja Pabrik Industri di Indonesia 

Baja Murah Impor dari China Tekan Kinerja Pabrik Industri di Indonesia 

Jumat, 6 Februari 2026 | 11:09

Arus masuk baja impor berharga rendah dari China dinilai terus menekan kinerja industri baja nasional. Kondisi tersebut berdampak langsung pada melemahnya produksi dalam negeri karena pasar dipenuhi produk impor yang lebih murah dan sulit disaingi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill