Connect With Us

Bupati Jadi Wartawan

| Minggu, 2 Agustus 2009 | 18:21

Bupati Jadi Wartawan. ----------------------------- Oleh : Kaka Suminta [email protected] Dalam era reformasi nampaknya apapun dianggap sah dan bisa dilakukan atas nama demokrasi dan kebebasan. Misalnya saja kamis 30 Juli lalu Bupati Subang melakukan demonstrasi ke Kejaksaan Negeri (kejari) Subang. Dalam orasinya ia mengatasnamakan ketua Dewan Pimpinan Daerah sebuah organisasi wartawan. Demikian juga dalam surat pemberithuan kepada polisi seteempat ia menyebutkan diri sebagai wartawan. Pasal yang didemo sang bupati adalah dirinya yang dijadikan tersangka kasus korupsi upah pungut dalam anggaran daerah yang melibatkan mantan kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Agus Muharam yang kini kasusnya sudah memasuki tahap pemeriksaan di Pengadilan negeri Subang. Fenomena seorang bupati yang melakukan demo ke kejaksaan tentunya cukup menarik dan langka apalagi dalam pemerintahan Orba dulu, sepenjang kepemimpinan Suharto tak ada fenomena demikian. Satu hal yang perlu disoroti adalah pernyataan bupati yang mengatasnamakan wartawan dalam demonya, bahkan ia mengaku sebagai pimpinan organisasi wartawan tingkat provinsi Jawa Barat. Kita perlu mengkaji fenomena ini secara jernih dengan mengedepankan pemahaman bahwa keberadaan wartawan adalah sebagai profesi yangmencari, mengolah, menyimpan dan menyampaikan berita untuk kepentingan publik, sehingga kita seringkali resah saat mengetahui banyknya penyalahgunaan profesi ini yang dilakukan bukan untuk kepentingan publik. Mungkin saatnya kalangan wartawan sendiri melakukan introspeksi terhadap keberadaan dan kiprahnya selam ini, sehingga banyak sekali keluhan terkait sepak terjang wartawan, termasuk adanya orang yang tidak bekerja pada media atau melakukan tugas-tugas reportase mengalku wartawan dan mengantongi kartu identitas wartawan. Akan halnya bupati yang mengaku wartawan, kitapun jadi bertanya-tanya apa motivasi sang bupati melakukan itu, apakah posisinya sebagai bupati kurang memberi kepercayaan diri saat menyampaikan aspirasinya kepada pihak lain seperti kejaksaan. Bukankah bupati sebagai pimpinan pemerintah daerah bisa melakukanya melalui forum yang lebih terhormat, jika itu berkaitan dengan kepentingan rakyat. Tak kurang dari anggota Dewan Pers Leo Sabam Batubara menanggapi sinis perilaku sang bupati. Leo menyatakan bahwa ia meras geli dengan perilaku bupati yang mengatasnamakan wartawan, karena menurutnya profesi wartawan tugasnya melakukan kritik dan koreksi terhadap penyelenggaraan negara disamping fungsi edukasi dan hiburan, sehingga ia merasa tidak memahami cara berfikir sang bupati yang memposisikan diri sebagai wartawan dalam aksi demonya, apalagi jika demo itu dilakukan berkaitan dengan kasus dugaan korupsi dalam pemerintahanya. Kita harus mulai memilah mana yang bisa dilakukan atas nama kebebasan dan demokrasi dan mana yang tidak etis untuk dilakukan. Karena nampaknya etika penyelenggara negara kini semakin menjadi sorotan publik, karena saat ini banyak perilaku penyelenggara negara yang tidak memperhatikan norma dan etika lagi, demikian juga dalam profesi wartawan sendiri perlu pembenahan swedemikian rupa sehingga profesi ini tidak disalahgunakan untuk kepentingan lain selai untuk kemerdekaan pers dan kepentingan publik -- Kaka Suminta Jl. Kartini Gg. Kutilang No 2 Soklat Subang.
HIBURAN
Dongkrak Value Ikan Hias Lokal, Kontes Ikan Mas Koki Terbesar Digelar di Tangerang

Dongkrak Value Ikan Hias Lokal, Kontes Ikan Mas Koki Terbesar Digelar di Tangerang

Minggu, 10 Mei 2026 | 07:53

Dunia ikan hias Indonesia kembali bergeliat dengan hadirnya Elite Goldfish Championship (EGC) 2026 yang berlangsung pada 7–10 Mei 2026 di Pacific Garden Alam Sutera, Tangerang.

BISNIS
Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Kamis, 7 Mei 2026 | 11:08

Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.

TOKOH
Ian Chavidz ASN Kota Tangerang Terpilih Ketua Alumni IPDN Angkatan 22

Ian Chavidz ASN Kota Tangerang Terpilih Ketua Alumni IPDN Angkatan 22

Sabtu, 9 Mei 2026 | 21:21

ASN Kota Tangerang Ian Chavidz Rizqiullah resmi terpilih sebagai Ketua alumni IPDN Angkatan 22 Adipati periode 2026-2030. Ia unggul telak dalam pemilihan yang digelar secara daring melalui sistem voting elektronik.

WISATA
Petals Urban Market Tempat Joging Lengkap dengan Kuliner di Tangerang 

Petals Urban Market Tempat Joging Lengkap dengan Kuliner di Tangerang 

Minggu, 10 Mei 2026 | 15:15

Warga Tangerang kini punya pilihan baru untuk menghabiskan akhir pekan. Petals Urban Market di kawasan Paramount Petals menjadi salah satu destinasi favorit warga untuk jogging pagi sekaligus menikmati beragam hiburan dan kuliner keluarga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill