Connect With Us

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

Fajrina Laeli S.M, Aktivis Muslimah. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

Oleh: Fajrina Laeli, S.M., Aktivis Muslimah.

 

‎TANGERANGNEWS.com-Derita Palestina bukan cerita usang yang layak dilupakan. Hingga hari ini, serangan, pembunuhan, dan pencaplokan wilayah masih terus dilakukan secara keji oleh rezim Zionis Yahudi laknatullah. Setiap hari, luka baru ditorehkan di atas tanah yang seharusnya aman bagi penghuninya.

‎Data yang dikutip dari antaranews.com (31/12/2025) mencatat bahwa sejak Oktober 2023, sebanyak 71.269 jiwa telah gugur dan 171.232 lainnya terluka. Angka-angka ini bukan sekadar statistik, melainkan nyawa manusia yang direnggut di hadapan dunia yang memilih bungkam.

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit. Peristiwa ini menambah panjang daftar derita  kaum Muslim di Palestina.

‎Penderitaan itu kian dalam ketika Israel secara sewenang-wenang mencabut izin kerja 37 organisasi kemanusiaan internasional di wilayah Palestina yang diduduki, khususnya Jalur Gaza. Bantuan diputus, harapan dipadamkan, sedangkan rakyat dibiarkan bertahan dalam kepungan kelaparan dan ketakutan.

‎Selama negara Israel tetap eksis, penderitaan Palestina akan terus berlangsung. Tak peduli pengakuan dunia atau kecaman internasional, kezaliman ini dijaga demi ambisi menguasai politik dan ekonomi global. Solusi ala Amerika Serikat justru makin menekan Palestina ke jurang penderitaan yang lebih dalam.

‎Lebih menyakitkan lagi, pengkhianatan para penguasa negeri-negeri Muslim menjadi bagian dari tragedi ini. Diam mereka adalah kelalaian, dan sikap mereka memperpanjang derita. Padahal, kutukan dan permohonan kemanusiaan tak pernah cukup untuk menghentikan penjajahan.

‎Palestina hanya akan terbebas ketika umat Islam bangkit dan bersatu dalam kekuatan nyata. Diperlukan kepemimpinan Islam yang berwibawa, berdaya, dan berani berdiri di hadapan dunia. Palestina adalah tanah milik umat sudah saatnya kita berhenti meratap dan mulai bergerak.

‎Pengkhianatan penguasa-penguasa Muslim seperti ini harus dihentikan dan kesadaran kaum Muslimin untuk bangkit dan bersatu dalam naungan negara dengan komando jihad yang sesungguhnya.

‎Selain itu meyakinkan umat Islam bahwa penderitaan Palestina baru akan berakhir jika ada negara adidaya yang memiliki kekuatan dan dapat menyaingi penyokong utama Zionis Yahudi. Menjadi kebutuhan yang mendesak untuk mendorong dan menguatkan perjuangan menegakkan suatu negara dengan basis Islam untuk membela kepentingan Palestina di tengah umat dan dunia internasional. Jangan lupa bahwa status Palestina sebagai tanah milik umat Islam.

‎Palestina membutuhkan lebih dari sekadar empati dunia. Ia membutuhkan perlindungan nyata dari sebuah negara yang berdiri di atas akidah Islam. Negara yang menjadikan pembelaan terhadap kaum tertindas sebagai kewajiban, bukan kepentingan politik yang dapat ditawar.

‎Hanya negara di bawah naungan Islam yang mampu menyatukan umat, mengerahkan kekuatan sejati, dan berdiri tegas menandingi para penyokong utama Israel. Bukan negara yang tunduk pada tekanan global, tetapi negara yang berdaulat penuh atas sikap dan kebijakannya.

‎Palestina adalah tanah milik umat Islam. Membebaskannya bukan lagi pilihan, melainkan kewajiban. Selama perisai ini belum tegak, penderitaan yang sama akan terus berulang, kewajiban kita untuk memperjuangkannya tak pernah gugur. Wallahu'Alam bissawab.

TEKNO
RS Mandaya Datangkan Da Vinci Xi, Robot Bedah Berteknologi Tinggi dengan Empat Lengan 

RS Mandaya Datangkan Da Vinci Xi, Robot Bedah Berteknologi Tinggi dengan Empat Lengan 

Senin, 20 Juli 2026 | 10:15

RS Mandaya Royal Puri resmi menghadirkan robot bedah Da Vinci Xi, teknologi kesehatan terbaru yang diklaim mampu meningkatkan presisi operasi sekaligus mengurangi kebutuhan tindakan bedah dengan sayatan besar.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

TOKOH
Innalillahi, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia

Innalillahi, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:25

Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi meninggal dunia pada Minggu, 19Juli 2026. Kabar duka tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp serta akun-akun dinas di Kota Tangerang.

BANTEN
25 Tahun Dibiarkan Rusak, Pemprov Banten Akhirnya Perbaiki Jembatan Piano Penghubung Serang-Tangerang

25 Tahun Dibiarkan Rusak, Pemprov Banten Akhirnya Perbaiki Jembatan Piano Penghubung Serang-Tangerang

Selasa, 21 Juli 2026 | 18:21

Setelah penantian selama 25 tahun, perbaikan Jembatan Piano yang menghubungkan Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang akhirnya mulai dikerjakan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill