Connect With Us

Pasar Properti 2022 Masih Cerah, Lippo Karawaci Genjot Produk Hunian

Tim TangerangNews.com | Jumat, 4 Maret 2022 | 09:57

CEO PT Lippo Karawaci Tbk, John Riady. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com–Di tengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) masih optimistis dengan pasar properti 2022 yang dinilai cerah. Optimisme itu ditandai dengan terus menghadirkan produk-produk hunian.

CEO LPKR John Riady mengatakan, kebutuhan hunian masih tinggi ditandai dengan konsistensi pemerintah menggelar program sejuta rumah. “Ini merupakan gerakan percepatan dan kolaborasi antara pemerintah dengan pelaku pembangunan perumahan dalam menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat Indonesia," ujar John dalam keterangan tertulis, Kamis 3 Maret 2022.

John mengatakan, LPKR sebagai perusahaan properti terkemuka di Indonesia mendukung program pemerintah untuk menyediakan perumahan dengan harga terjangkau.

"Kami percaya bahwa perusahaan dengan bisnis berkelanjutan atau sustainable business adalah perusahaan yang dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat, bagaimana bisnis perusahaan dapat menjadi solusi bagi kebutuhan konsumen,” ujar John.

Maka dari itu, lanjut dia, LPKR sebagai market leader dalam bisnis properti berinisiatif menerapkan prinsip Environment Social Governance atau ESG dalam operasional bisnisnya, yaitu menyatukan profit dan purpose sehingga bisnis dan masyarakat secara bersama akan menjadi lebih maju.

Ia menyebut LPKR memiliki visi "Growing in Stewardship & Transforming Lives" yang pada intinya adalah memberikan pelayanan yang dapat mentransformasi kehidupan masyarakat menjadi lebih baik.

Menurut John, melalui bisnis inti di bidang properti dan layanan kesehatan, LPKR konsisten melayani masyarakat antara lain dengan menyediakan hunian ramah lingkungan rumah "simple yet modern" dengan harga terjangkau.

"Menyatukan profit dan purpose sebagai langkah penerapan ESG merupakan salah satu goal kami. Memberikan impact kepada peningkatan kualitas kehidupan masyarakat sekaligus menjalankan perusahaan yang sustain dalam good governance," tutur John.

Berdasarkan data, nilai penjualan properti hunian di 2021 mencapai Rp88 triliun. Pengamat bisnis properti Panangian Simanungkalit memprediksi bahwa pada 2022 secara keseluruhan bisnis perumahan akan dapat meningkat 20 persen mencapai Rp110 triliun.

Menurut Panangian, pasar paling dominan hingga mencapai 85 persen dari keseluruhan bisnis properti di Indonesia adalah subsektor rumah tapak (landed house).

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

BANDARA
Liburan ke Tanjung Lesung Banten Kini Bisa Naik Bus Damri dari Bandara Soetta, Ini Jadwal dan Tarifnya

Liburan ke Tanjung Lesung Banten Kini Bisa Naik Bus Damri dari Bandara Soetta, Ini Jadwal dan Tarifnya

Jumat, 9 Oktober 2026 | 20:02

Akses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, kini semakin praktis. Perum DAMRI secara resmi mengoperasikan rute pemadu moda baru yang menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang langsung ke Tanjung Lesung

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill