Waspada Kista dan Miom Kerap Tak Bergejala, Begini Cara Deteksinya
Selasa, 27 Januari 2026 | 22:07
Masalah kesehatan reproduksi pada wanita, khususnya kista ovarium dan miom, seringkali menjadi kekhawatiran tersendiri.
TANGERANGNEWS.com–Pemerintah tengah menyusun strategi untuk mengubah status pandemi Covid-19 menjadi endemi. Terkait hal tersebut, Kementerian Kesehatan sudah menyiapkan protokolnya.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pihaknya juga mendapatkan arahan dari Presiden Joko Widodo mengenai strategi dari pandemi menjadi endemi. “Kami sudah siapkan protokolnya," kata dalam keterangan pers , Minggu 27 Februari 2022.
Presiden Jokowi, menurut Budi, meminta agar keputusan tersebut dipertimbangkan secara matang dengan memperhatikan berbagai pendekatan baik dari sisi sains, kesehatan, sosial, budaya, dan ekonomi.
"Arahan Bapak Presiden agar diterapkan dengan hati-hati dan agar pertimbangan saintifik-nya,” ujar Budi.
Budi menjelaskan, pertimbangan kesehatannya digunakan secara berimbang dengan pertimbangan sosial, budaya maupun ekonomi.
Menurut Budi, di berbagai negara yang telah mencabut berbagai pembatasan terkait Covid-19, mereka melakukan pertimbangan dengan berbagai pendekatan.
Budi melanjutkan bahwa pertimbangan tersebut tidak hanya pendekatan kesehatan dan saintifik saja. "Kami memahami bahwa tak bisa hanya pertimbangan kesehatan atau saintifik saja yang digunakan dan itu juga yang terjadi di negara-negara lain," ujarnya.
Oleh karena itu, tambah Budi, Presiden Jokowi meminta kajian pertimbangan berbagai pendekatan tersebut dilakukan secara seimbang, sehingga pemerintah dapat menghasilkan keputusan yang baik dan tepat.
Masalah kesehatan reproduksi pada wanita, khususnya kista ovarium dan miom, seringkali menjadi kekhawatiran tersendiri.
TODAY TAGSuatu ketika kafir Quraish menawarkan kepada Rasulullah Muhammad saw agar Rasulillah Muhammad saw berkenan untuk menyembah sesembahan mereka sehingga merekapun berkenan menyembah Allah Swt, secara bergantian.
Direktur media daring Ekbisbanten.com, Ismatullah, memenuhi undangan klarifikasi di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten pada Senin, 26 Januari 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews