Halloween Makin Seru di Living World Alam Sutera, Ada Singing Pumpkin hingga Kompetisi Kostum
Senin, 26 Oktober 2026 | 18:23
Living World Alam Sutera menghadirkan rangkaian Halloween Spooky Garden yang berlangsung hingga 1 November 2026.
TANGERANGNEWS.com–Satuan Tugas (Satgas) Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tangerang menyampaikan kabar baik, yaitu terus menurunnya jumlah kasus harian Covid-19 di daerah tersebut.
“Kasus harian yang positif (Covid-19) terus menurun, sudah di bawah angka 1.000 kasus per hari,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi, Selasa 22 Februari 2022.
Hendra mengatakan, angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tangerang sempat mencapai puncaknya pada 12 Februari 2022 lalu yang mencapai 1.402 kasus per hari, namun setelah itu angka kasus terus menurun.
Adapun untuk masyarakat yang sedang menjalani isolasi mencapai 12.637 kasus. Angka tersebut merupakan data dari warga yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit maupun yang menjalani isolasi di rumah isolasi terpadu serta isolasi mandiri di rumah masing-masing.
"Untuk kasus yang dirawat masih ada 303 kasus, kasus meninggal ada 405 kasus, dan kasus suspek ada 18 kasus. Sedangkan untuk konfirmasi sembuh ada 35.390 kasus, jadi totalnya kasus konfirmasi 48.735 kasus,” terang Hendra.
Lebih jauh Hendra mengatakan, hingga saat ini Bed Occupancy Rate (BOR) di Kabupaten Tangerang juga tergolong stabil sehingga belum terjadi antrean pasien Covid-19 yang signifikan.
“Untuk BOR saat ini masih di angka 30 persen, semoga angka penurunan kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang terus menurun ke depannya,” tutur Hendra.
Living World Alam Sutera menghadirkan rangkaian Halloween Spooky Garden yang berlangsung hingga 1 November 2026.
TODAY TAGKompetisi teknologi bidang coding dan robotik, Codero National Competition (CNC) 2026 digelar di Mall @ Alam Sutera, Tangerang, selama 24–25 Oktober 2026.
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews