Connect With Us

Ruko Vienna Grande Seharga Mulai dari Rp1,2 Miliar di Gading Serpong Tangerang Ludes Terjual

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 30 Maret 2023 | 20:44

Ilustrasi Ruko Vienna Grande di Gading Serpong, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Paramount Land yang baru saja menghadirkan area komersial terbaru berupa unit ruko bernama Vienna Grande, langsung ludes terjual.

"Vienna Grande ditawarkan dengan harga menarik mulai dari Rp1,2 miliaran (sudah termasuk PPN) sebanyak 70 unit, diperkenalkan pada 21 Maret 2023 dan saat ini telah terserap dengan baik (sold out)," kata Presiden Direktur Paramount Land M. Nawawi, Kamis 30 Maret 2023.

Ruko ini berada tepat di tengah kawasan yang sudah hidup. Di kelilingi lebih dari 12 klaster terhuni dan area komersial ramai, seperti Arcadia Square, Paramount Glaze, Paramount Blitz, Bavaria Grande, dan sebagainya. 

Menurut Nawawi, kebutuhan area bisnis harus mampu memberikan kenyamanan, kemudahan akses, dan kebebasan berkreasi mengembangkan ide kreatif atau usaha.

"Setelah sukses menghadirkan Arcadia Grande, kami kembali menghadirkan ruko terbaru Vienna Grande, yang dirancang untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan masyarakat yang ingin membuka usaha ataupun bisnis khususnya di Kota Gading Serpong," ungakpnya.

Vienna Grande memiliki berbagai keunggulan yang menjadikan area komersial ini berprospek sangat tinggi.

Lokasinya berbatasan langsung dengan jalan boulevard raya penghubung Gading Serpong dan Karawaci-Legok dengan traffic lebih dari 3.000 kendaraan/jam.

Selain dikelilingi area residensial yang padat dan ramai, Vienna Grande juga berada di pusat bisnis dengan beragam usaha, mulai dari toko buku, café, rumah makan, perkantoran, city storage, convenience store, toko alat olahraga, toko alat musik, dan lainnya. 

"Berbagai promo cara bayar yang sangat menarik juga ditawarkan kepada konsumen dan investor, mulai dari Tunai Keras, KPR 20%, khusus promo special launching hingga Tunai Bertahap, dengan tenor dan angsuran yang sangat menarik,” tambah Nawawi.

Henry Napitupulu, Direktur Planning & Design Paramount Land, menambahkan perkembangan kota yang stabil dan terus meningkat mendorong pihaknya untuk menghadirkan produk-produk komersial dengan konsep menarik.

Produk tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat membuka usaha semata, tapi juga bisa meningkatkan nilai kawasan itu secara keseluruhan.

Untuk memenuhi kebutuhan calon pebisnis maupun investor, Paramount Land menghadirkan area komersial dengan multi access pada kawasan dan desain modern yang sangat cocok untuk menunjang beragam jenis bisnis dan usaha.

"Hadir dalam beragam ukuran tipe yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, yaitu (L 4,5 x 9-13), (L 5x10), (L 5,5x9-13). Setiap unitnya telah dilengkapi dengan CCTV dan area parkir yang nyaman," jelasnya.

Vienna Grande juga sangat dekat dengan beberapa pusat pendidikan ternama di Gading Serpong, seperti Stella Maris, Tarakanita, Matana University, dan lainnya.

"Lokasi yang sangat strategis ini membuka peluang usaha yang sangat besar bagi calon pengusaha yang ingin membuka bisnis di Vienna Grande," papar Henry.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

BANDARA
InJourney Airports Pangkas Tarif Jasa Bandara 50%, Tiket Pesawat Libur Nataru 2027 Bakal Lebih Murah

InJourney Airports Pangkas Tarif Jasa Bandara 50%, Tiket Pesawat Libur Nataru 2027 Bakal Lebih Murah

Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:56

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) resmi menetapkan penurunan tarif jasa kebandarudaraan hingga 50 persen bagi penumpang pesawat maupun maskapai penerbangan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill