Connect With Us

Paramount Petals Serah Terima 447 Unit Klaster Aster kepada Konsumen

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 4 Maret 2023 | 22:00

Paramount Petals serah terima unit Klaster Aster kepada konsumen, Sabtu 4 Maret 2023. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Setelah ludes terjual beberapa waktu lalu, pengembang Paramount Petals melakukan serah terima perdana sebanyak 447 unit rumah Klaster Aster kepada konsumen.

Serah terima dilakukan secara simbolis kepada perwakilan konsumen dengan penyerahan kunci dan juga pengecekan langsung unit Klaster Aster di Jalan Boulevard Sakura, Kelurahan Cukang Galih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Sabtu 4 Maret 2023.

Direktur Paramount Land Norman Daulay mengatakan Klaster Aster yang dibangun sejak tahun 2021, akhirnya diserah terimakan kepada konsumen yang mulai dilakukan Februari 2023. Penyerahan akan dilakukan bertahap hingga akhir tahun ini.

"Sesuai dengan komitmen kami sejak awal kepada konsumen, yaitu handover sesuai dengan waktu yang telah dijanjikan dan kualitas produk terbaik," katanya.

Ada pun sejumlah komitmen yang dilakukan di antaranya peluncuran tiga klaster (Aster, Canna dan Gardenia), Marketing Gallery, Convenience Store, Bethsaida Clinic dan yang terbaru peluncuran produk komersial perdana Calico Square serta kantor Estate Management.

"Di tahun 2023 ini, Paramount Petals juga akan memulai pembangunan akses pintu tol di area Bitung, sehingga akan memudahkan para penghuni dari dan menuju Paramount Petals," ujar Norman.

Lucas Mairingka, Senior Vice President Paramount Land menjelaskan selain menerima unit Klaster Aster, para konsumen juga akan mendapat handover pack berupa satu set kunci utama dan cadangan, buku peraturan dari Estate Management, nomor-nomor telepon penting, hingga blue print bangunan.

"Dengan kelengkapan seperti blue print, bagi konsumen yang nanti ingin renovasi rumahnya bisa terbantu, seperti dindingnya bahan apa, di balik dindingnya ada apa," katanya.

Mario Susanto, VP Sales & Marketing Paramount Petals mengatakan saat launching bulan Juli 2021, harga Klaster Aster untuk tipe terkecil masih sekitar Rp600 juta. Namun kini harganya sudah naik hampir 2 kali lipat.

"Saat ini untuk tipe yang sama sudah mencapai Rp1,1 miliar. Jadi konsumen sudah bisa merasakan penambahan nilai produknya yang hampir 100 persen," terangnya.

Sementara salah satu konsumen Klaster Aster, Windi mengaku dengan berbagai fasilitas yang ditawarkan Paramount Petals, dirinya akhirnya memutuskan untuk membeli Klaster Aster sebagai hunian pertamanya.

"Awalnya sya melihat iklan di sosmed, lalu cari-cari informasi akhirnya cocok beli di sini. Pertimbangannya, Parmaound Land sudah terpercaya dan kualitas yang baik mulai dari kebersihan lingkungan, hingga tepat waktu dari perjanjian," paparnya.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

TEKNO
Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:27

Pemerintah Indonesia baru saja menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pertama di tahun 2026, yakni SBN seri ORI029 yang sudah bisa dibeli di aplikasi investasi Bibit.id, pada 26 Januari - 19 Februari 2026.

BANTEN
Waspada, BMKG Ingatkan Hujan 3 Hari di Tangerang Awal Februari 2026

Waspada, BMKG Ingatkan Hujan 3 Hari di Tangerang Awal Februari 2026

Sabtu, 31 Januari 2026 | 21:05

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah Tangerang Raya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang masih akan terjadi pada awal Februari 2026.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill