Connect With Us

Paramount Petals Resmi Luncurkan Klaster Gardenia di Curug Tangerang, Bakal Dibangun 459 Unit

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 7 Oktober 2022 | 19:41

Peluncuran Klaster Gardenia Paramount Petals, Jumat 7 Oktober 2022. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Klaster Gardenia resmi diluncurkan pengembang Paramount Petals dengan penjualan tahap pertama sebanyak 200 unit, Jumat 7 Oktober 2022.

Hunian berkonsep modern tropis ini berlokasi di Jalan Boulevard No 9, kawasan Kota Mandiri Paramount Petals, Kelurahan Cukang Galih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

"Ini klaster ketiga kami, total ada 459 unit, yakni 100 unit untuk 1 lantai dengan mezzanine dan 359 unit 2 lantai. Kita jual secara terbatas, untuk tahap pertama 200 unit," kata M Nawawi, Direktur Paramount Land saat launching di Hotel Atria, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Jumat 7 Oktober 2022.

Menurutnya, klaster baru ini mendapat respon yang baik dari konsumen dimana saat soft-launching telah ada 89 orang yang membeli, meski pihaknya belum mengumumkan bentuk rumah maupun harga. 

"Mereka sudah daftar jadi pembeli dengan membayar Rp5 juta, tidak bisa di-refund. Padahal belum ada apa-apa saat itu, desain, harga dan lain-lain. Jadi mereka percaya sekali," ujar Nawawi.

Kebanyakan pembeli sendiri berdomisili di Kota Tangerang, sebagian Jakarta Barat. Rentang usia produktif dari 25-40 tahun, mulai dari milenials hingga keluarga muda.

"Memang kami fokus pemasaran ke masyarakat di ring 1 (Tangerang), belum ekspansi ke luar daerah," jelas Nawawi.

VP Sales & Marketing Paramount Petals Mario Susanto menjelaskan harga untuk tipe 1 lantai dengan mezzanine dijual mulai dari Rp889 jutaan dan Rp1,1 miliar untuk tipe 2 lantai.

"Berbagai promo menarik kami berikan selama program launching. Tersedia beragam pembayaran yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan mulai dari super cash, tunai keras, KPR, hingga tunai bertahap," ujarnya.

Direktur Planning & Design Paramount Land Henry Napitulu menjelaskan, ada tiga tipe ukuran Klaster Gardenia, yakni lebar 6, 7 dan 8 meter serta panjang yang bervariasi yaitu 12-15 meter.

Setiap unit Gardenia terdiri dari dua hingga 3 kamar tidur yang dilengkapi AC di kamar tidur utama, 1-2 kamar mandi, ruang tamu, dapur serta carport.

"Untuk melengkapi gaya kenyamanan dan gaya hidup modern, Gardenia juga dilengkapi oleh smart door lock dan electrical water heater," papar Henry.

Tak hanya itu, berbagai fasilitas akan terus dibangun di kawasan Paramount Petal, seperti akses pintu tol di KM 26 yang terhubung dengan Tol Jakarta-Tangerang, yang akan dibangun pada tahun 2023.

"Unit komersial berupa ruko untuk Klaster Gardenia juga dibangun pada semester I tahun 2023, sehingga mendukung para penghuni klaster tersebut," paparnya.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

TANGSEL
Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Sabtu, 7 Februari 2026 | 21:37

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) angkat bicara terkait video viral di media sosial yang memperlihatkan aktivitas armada pengangkut sampah di wilayah Bogor, Jawa Barat.

NASIONAL
Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:37

PT MRT Jakarta resmi menggandeng tujuh pengembang properti besar untuk menjajaki pengembangan MRT lintas Timur–Barat Fase 2 yang menghubungkan Kembangan hingga Balaraja.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill