Connect With Us

Paramount Petals Dorong Standar Hunian Modern Lewat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 6 Mei 2026 | 13:49

Hunian hijau di Paramount Petals. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Di tengah kepungan polusi udara dan kenaikan suhu di wilayah penyangga Jakarta, konsep Ruang Terbuka Hijau (RTH) kini bukan lagi sekadar pelengkap estetika bangunan.

Merujuk pada kebijakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui UU No. 26 Tahun 2007, RTH memiliki peran krusial sebagai penyerap polusi dan pengendali suhu yang menentukan kualitas hidup masyarakat urban.

Namun, tantangan besar muncul, sejauh mana kota mandiri baru mampu mengintegrasikan fungsi ekologis ini ke dalam fondasi perencanaan mereka, dan bukan sekadar menjadikannya strategi pemasaran.

Salah satu kawasan yang tengah disorot dalam implementasi tata kota terintegrasi adalah Paramount Petals di Tangerang. Berbeda dengan pendekatan konvensional, pengembangan kota mandiri ini mencoba menjawab tantangan lingkungan seperti risiko banjir dan polusi melalui infrastruktur drainase yang adaptif.

Sistem pengelolaan air di kawasan ini dirancang menyatu dengan area resapan. Tujuannya jelas, yakni mengurangi limpasan air hujan secara signifikan guna meminimalisir potensi genangan, sebuah persoalan klasik yang kerap menghantui kawasan urban dengan intensitas hujan tinggi.

Selain sistem air, penataan vegetasi menjadi indikator penting. Pemilihan jenis tanaman di kawasan ini diklaim tidak hanya berdasarkan keindahan visual, tetapi juga fungsi ekologisnya sebagai penyaring polutan dan penjaga kelembapan udara.

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan iklim mikro yang lebih sejuk bagi penghuninya di tengah tekanan urbanisasi yang kian masif.

Direktur Paramount Land, Chrissandy Dave, menyatakan bahwa pengembangan dilakukan melalui masterplan yang matang dan bertahap.

“Seluruh proses pengembangan dilakukan secara berkelanjutan, sejalan dengan komitmen pembangunan serta kepatuhan terhadap regulasi dan standar lingkungan sehat yang berlaku,” ungkapnya, Rabu 6 Mei 2026.

Meski infrastruktur telah disiapkan secara matang oleh pengembang, keberlanjutan sebuah ekosistem kota mandiri menghadapi ujian sesungguhnya pada keterlibatan warganya.

Sejalan dengan semangat Earthday.org mengenai aksi kolektif, sebuah lingkungan hijau akan sulit bertahan tanpa partisipasi aktif komunitas.

"Kesadaran warga dalam mengelola sampah rumah tangga dan merawat ruang terbuka di sekitar mereka menjadi faktor penentu," ujar Dave.

Tanpa adanya sinergi antara kebijakan pengembang dan budaya hidup hijau dari penghuni, konsep hunian asri berisiko hanya menjadi janji di atas kertas.

Jika model integrasi ini berhasil konsisten dalam jangka panjang, ia dapat menjadi referensi bagi pembangunan kawasan penyangga lainnya.

TOKOH
Ian Chavidz ASN Kota Tangerang Terpilih Ketua Alumni IPDN Angkatan 22

Ian Chavidz ASN Kota Tangerang Terpilih Ketua Alumni IPDN Angkatan 22

Sabtu, 9 Mei 2026 | 21:21

ASN Kota Tangerang Ian Chavidz Rizqiullah resmi terpilih sebagai Ketua alumni IPDN Angkatan 22 Adipati periode 2026-2030. Ia unggul telak dalam pemilihan yang digelar secara daring melalui sistem voting elektronik.

PROPERTI
Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54

Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.

TANGSEL
Benyamin Target Tuntaskan Bedah 329 Unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026

Benyamin Target Tuntaskan Bedah 329 Unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:20

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.

BISNIS
Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Kamis, 7 Mei 2026 | 11:08

Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill