Connect With Us

Juergen Klopp Resmi Latih Liverpool

EYD | Sabtu, 10 Oktober 2015 | 18:17

Juergen Klopp kini ditunjuk sebagai pelatih anyar Liverpool. (daily mail / tangerangnews)

TANGERANG – Kebanggaan luar biasa dirasakan Juergen Klopp setelah resmi menjadi pelatih anyar Liverpool. Guna membayar kepercayaan yang telah diberikan, pelatih asal Jerman itu berjanji akan segera mengembalikan The Reds ke habitatnya sebagai tim papan atas Liga Primer.

 

Pada konferensi pers pertamanya, Jumat (10/10), Klopp yang telah menyepakati kontrak berdurasi tiga tahun senilai 21 juta pounds mengeluarkan pernyataan unik kepada media dengan mengatakan dirinya adalah The Normal One (orang biasa).

 

Ketika masih aktif bermain, Klopp mengakui dirinya pemain dengan kemampuan rata-rata yang kemudian menjadi pelatih salah satu tim papan atas di Jerman, Borussia Dortmund. Padahal, Klopp merupakan pelatih yang sukses mencuri perhatian, khususnya saat menangani Dortmund periode 2008-2015.

 

Dalam tujuh tahun mengabdi di Signal Iduna Park, dirinya sukses mempersembahkan 2 gelar Bundesliga (2010/2011) dan (2011/2012), 1 DFB Pokal (2011/2012), 3 DFL Supercup (2008, 2013, dan 2014), serta menghantarkan Dortmund ke final Liga Champions (2012/2013).

 

“Saya tidak akan menyebut diri saya apa-apa. Saya berasal dari Black Forest. Ibu saya bahkan menyaksikan konferensi pers ini di rumah. Jika Anda (media) ingin memanggil, panggil saya The Normal One. Sekarang saya berharap dapat menikmati pekerjaan saya di Liverpool,” kata Klopp, dilansir Daily Mail.

 

Kendati demikian, Klopp rupanya tetap tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. Juru taktik berusia 48 tahun itu menjelaskan, menangani The Reds merupakan salah satu kehormatan besar dalam kariernya.

 

Secara khusus, Klopp menyatakan kekagumannya terhadap fans Liverpool. Menurutnya, fans mampu menciptakan atmosfer luar biasa ketika tampil di Anfield. “Saya merasa sangat bangga. Saya sudah tidak sabar dengan intensitas sepak bola dan bagaimana kehidupan orang-orang di Liverpool. Ini adalah klub Istimewa. Setelah Dortmund, Liverpool adalah sebuah petualangan baru yang sempurna. Saya akan mencoba membantu memperbaiki keadaan,” sambungnya.

 

Kini, tugas berat telah menanti Klopp. Mantan pelatih Mainz 05 itu akan memimpin Liverpool untuk pertama kalinya saat menghadapi Tottenham Hotspur di White Hart Lane pada lanjutan Liga Primer, Sabtu (17/10).

 

Menanggapi laga tersebut, Klopp menegaskan bahwa dirinya tidak memasang target terlalu muluk. Dirinya hanya fokus untuk mempersiapkan timnya sebaik mungkin sehingga dapat tampil maksimal. “Tolong beri kami waktu untuk bekerja dan harap bersabar. Hari ini bisa saja menjadi hari istimewa. Itu sangat penting dan saya sangat percaya,” pungkas Klopp. “Lebih baik memiliki 11 pemain yang sama-sama melakukan kesalahan ketimbang mereka melakukan sesuatu hal semaunya. Kami harus melakukannya dengan satu cara, yakni cara saya. Tim ini harus menciptakan gaya permainannya sendiri,” pungkasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

BANTEN
Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang, Tim SAR Gabungan Temukan Life Jacket di Perairan Selat Sunda

Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang, Tim SAR Gabungan Temukan Life Jacket di Perairan Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 08:58

Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian speed boat berisi rombongan jurnalis yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill