Connect With Us

Tim Kriket Banten Keok Lawan DKI Jakarta di PON Papua 

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 25 September 2021 | 21:44

Kapten tim kriket DKI Jakarta Puji Haryanti dan pelatih kriket DKI Jakarta Fernandes Nato. (@TangerangNews / ponxx2021papua)

TANGERANGNEWS.com-Tim kriket putri DKI Jakarta menang dengan skor 56-37 atas Provinsi Banten pada babak penyisihan grup nomor super six PON 2021 Papua yang berlangsung di arena kriket Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, Sabtu 25 September 2021.

Kemenangan itu membuka jalan bagi tim besutan Fernandes Nato untuk melaju ke final seperti yang ditargetkan. "Pertandingan ini kita sudah persiapkan cukup lama, lebih dari dua tahun karena pandemi. Dengan Banten sendiri, sebelumnya kami pernah bertemu dan menang," kata Nato dikutip dari laman resmi PON Papua, Sabtu. 

Nato menilai bahwa permainan yang ditampilkan anak asuhnya di laga pembuka turnamen sudah bagus. "Kami bersyukur bisa menang, biasanya pertandingan pertama deg-degan, tapi hasilnya kali ini membuat kami lega dan bersemangat untuk terus maju dalam pertandingan pertandingan berikutnya," ujarnya.

Setelah melawan Banten, tim ibu kota selanjutnya akan bertemu dengan Jawa Barat.

Sementara itu Tim kriket putra DKI Jakarta sukses melenggang ke babak semifinal di nomor Super Sixes usai mendapatkan dua kemenangan beruntun. Tim putra DKI mentarget juara di nomor yang baru dipertandingkan di ajang PON ini.

Tim putra DKI Jakarta mendapatkan dua kemenangan dari Banten dengan skor 63-47 dan atas Nusa Tenggara Timur 53-50.

Pelatih putra DKI Jakarta, Yeri Rosongna mengaku lega timnya bisa mengamankan satu tiket ke babak semifinal, walau ia mengaku lawan yang dihadapi juga memberikan perlawanan yang solid. "Dengan hasil yang sudah kita dapat hari ini tentunya kami bersyukur karena dalam dua game ini kami dapat hasil maksimal. Kami berharap di semifinal bisa kembali mendapatkan hasil positif juga," kata Yeri usai laga seperti dikutip dari laman resmi PON Papua, Sabtu.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

BISNIS
IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:37

IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. 

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill