Connect With Us

Siap Digelar, Event Lari Tangerang 10K Jadi Gerbang Sport Tourism Baru

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 4 Oktober 2025 | 23:56

Peluncuran resmi event lari Tangerang 10K di Vihara Boen San Bio, Pasar Baru, Kota Tangerang, Sabtu 4 Oktober 2025, malam. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Tangerang 10K, sebuah event lari akbar yang merupakan hasil kolaborasi Harian Kompas, Bank BJB dan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang siap digelar perdana, pada 7 Desember 2025

Dilaunching di Vihara Boen San Bio, Pasar Baru, Kota Tangerang, Sabtu 4 Oktober 2025 malam, Tangerang 10K ditargetkan diikuti  2.500 peserta dari berbagai kalangan.

Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Adi Prinantyo mengatakan acara ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga mempromosikan Kota Tangerang dengan ragam budayanya.

"Jadi kita merayakan identitas Kota Tangerang, karena ada banyak dimensi budaya kultural. Juga mengajak warga melihat Kota Tangerang dari sudut pandang berbeda," katanya.

Menurut Adi Prinantyo rutenya pun dipilih melewati lokasi-lokasi yang menjadi ciri khas Kota Tangerang. Tujuannya agar peserta dapat menikmati sekaligus mengenal keunikan dan nuansa keberagaman budaya lokal kota tersebut.

"Jadi rutenya akan melintasi jejak-jejak kultural Kota Tangerang," tambahnya.

Sementara dari segi persiapan, Adi Prinantyo mengaku terus melakukan koordinasi dengan Pemkot Tangerang dan juga kepolisian.

Pihaknya memastikan jalur steril dan aman bagi para pelari, mengingat wilayah Kota Tangerang yang unik.

"Kami benar-benar melakukan survei untuk rute Tangerang 10K ini, seperti tidak melewati rel kereta api, sehingga peserta tetap nyaman namun juga tidak menganggu aktivitas masyarakat," terangnya.

 

Pengembangan Sport Tourism Jangka Panjang

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan menekankan bahwa fenomena lari saat ini telah berkembang dari sekadar kebutuhan olahraga menjadi sebuah gaya hidup (lifestyle), terbukti dengan semakin banyaknya komunitas dan peminat.

"Pemkot Tangerang berterima kasih kepada Kompas dan BJB, karena Tangerang 10K dapat menjadi wadah bagi komunitas, organisasi kepemudaan, dan kemasyarakatan untuk berkumpul dan mewujudkan acara lari yang sukses," ujarnya.

Lebih dari sekadar event tunggal, kata Maryono, acara ini menjadi jembatan menuju Sport Tourism di Kota Tangerang.

Untuk mendukung visi ini, Pemkot Tangerang dan Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) berencana melakukan pembangunan infrastruktur jangka panjang.

"Pemkot akan membangun dan menambah spot-spot olahraga baru di beberapa titik tertentu. Penambahan venue dan infrastruktur tersebut dijadwalkan akan dimulai pada tahun 2026," tambahnya.

 

Rute Khusus untuk Publikasi Kota

Tangerang 10K juga berfungsi sebagai ajang untuk memublikasikan dan menjelajahi Kota Tangerang. Pemkot Tangerang telah berdiskusi dengan panitia terkait rute dan menawarkan spot-spot khusus untuk dilalui para pelari.

"Tentunya sudah ada dalam bentuk perencanaan. Spot-spot yang tadi disampaikan juga, seperti Kawasan Pasar Lama, bagian yang kami tawarkan untuk bisa dilalui peserta," tutup Maryono.

KAB. TANGERANG
5 Kampung Nelayan Merah Putih Akan Dibangun di Kabupaten Tangerang, Dilengkapi Tanggul Abrasi hingga Pabrik Es Batu

5 Kampung Nelayan Merah Putih Akan Dibangun di Kabupaten Tangerang, Dilengkapi Tanggul Abrasi hingga Pabrik Es Batu

Kamis, 16 April 2026 | 19:33

Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan (Wamen KKP) Didit Herdiawan Ashaf merencanakan pembangunan program Kampung Nelayan Merah Putih di wilayah pesisir Kabupaten Tangerang.

WISATA
Diplomat 12 Negara Keliling Destinasi Wisata Banten

Diplomat 12 Negara Keliling Destinasi Wisata Banten

Minggu, 12 April 2026 | 15:51

Sebanyak 12 perwakilan berbagai negara sahabat berkeliling lokasi wisata di Pulau Lima, Kabupaten Serang.

BISNIS
Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Selasa, 14 April 2026 | 14:11

Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.

BANTEN
Efesiensi APBD Pemprov Banten Diproyeksikan Capai Rp200 miliar, Bakal Dipakai untuk Ini

Efesiensi APBD Pemprov Banten Diproyeksikan Capai Rp200 miliar, Bakal Dipakai untuk Ini

Selasa, 14 April 2026 | 17:35

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi memproyeksikan hasil dari efesiensi anggaran sebagai tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri terkait transformasi budaya kerja ASN, bisa mencapai ratusan miliar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill