Akhir dari Jabret yang Masuk Selokan Air di Tangerang
Dibaca : 19160
Petugas Polres Metro Tangerang akhirnya angkat bicara terkait video jambret yang tercebut ke saluran air di Grand Duta, Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang pada Kamis 17 Desember 2020, petang lalu.
Menurut Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rohim, peristiwa itu terjadi berawal saya korban, yang sedang mengendarai motor dipepet oleh dua pelaku yang juga mengendarai sepeda motor.
Salah satu pelaku Isro ,18, mengambil tas korban yang diketahui berisi uang tunai sekitar Rp50 juta. Pelaku juga membawa golok. "Jadi tas selempang korban warna hitam yang berisi uang senilai Rp 50 juta," ujarnya kepada wartawan.
Kemudian, korban yang sedang naik motor terjatuh dan bereaksi mengejar pelaku seraya menendang salah seorang pelaku. "Pelaku pun terjatuh dan tercebur kali sedalam sekitar 3 meter," lanjut Abdul.
Karena korban berteriak, pelaku yang satu kebingungan karena masyarakat berdatangan mendengar teriakan korban. "Pelaku berhasil diamankan warga berikut barang bukti ke Polsek Jatiuwung guna pengusutan lebih lanjut," tutur Abdul. Tas korban yang berisi Rp 50 juta berhasil diamankan. (RED/RAC)
Seorang remaja berinisial OJF, 19, ditangkap Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tangerang Selatan atas kasus persetubuhan dan pencabulan terhadap anak di bawah umur.
Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""