VIDEO : Syekh Ali Jaber Dimakamkan di Ponpes Daarul Quran Tangerang
Dibaca : 748
TANGERANGNEWS.com-Almarhum Syekh Ali Jaber dimakamkan di Pondok Pesantren Tahfiz Daarul Quran, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis (14/1/2021).
Pendakwah terkemuka ini dimakamkan di ponpes milik Ustaz Yusuf Mansyur bukanlah tanpa alasan. Ternyata, semasa di Indonesia dan menyiarkan dakwah Islamnya, almarhum juga mengajar di pesantren itu.
"(Alasan) pertama, beliau memiliki kedekatan dengan Ustad Yusuf Mansyur. Syekh Ali Jaber termasuk yang banyak mendukung guru-guru untuk Daarul Quran di awal-awal," ujar Hendi Herawan Saleh, salah seorang pengurus Ponpes Tahfiz Daarul Quran.
Sejarah singkatnya, Syekh Ali Jaber pertama kali datang, lalu diikuti sang adik Syekh Muhamad Jaber. Kemudian datang bersama guru-guru lain yang akhirnya mereka menjadi ekspatriat di ponpes ini.
"Banyak di Daarul Quran wasilahnya adalah Syekh Ali Jaber dan Syekh Muhammad Jaber. Disamping memang dakwahnya sama, yakni Dakwah Al Quran," tutur Hendi.
Karena latar belakang kedekatan dengan sang gurulah, membuat pengelola Ponpes Tahfiz Daarul Quran pun dengan sukarelawan dan mempersiapkan semaksimal mungkin pemakaman untuk ulama asal Arab Saudi itu.
"Kami ketepatan saja atas permintaan keluarga, kami berusaha dengan hikmat," katanya.
Diketahui sebelumnya, ulama kelahiran Arab Saudi itu meninggal dunia pukul 08.38 WIB di Rumah Sakit Yarsi, Jakarta karena penyakit yang diderita. Syekh Ali Jaber dinyatakan negatif COVID-19 oleh rumah sakit.
Nyeri lutut ketika menaiki tangga atau panggul yang terasa sakit saat berjalan kerap dianggap sebagai keluhan biasa, terutama pada orang yang mulai memasuki usia lanjut.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman
Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""