VIDEO : Pedagang Mengeluh Pasar Tradisional Kali Sipon Tangerang Sepi
Dibaca : 548
TANGERANGNEWS.com-Pedagang di Pasar Tradisional Sipon, Cipondoh mengeluh karena sepi pembeli. Hal itu terjadi, menurut pedagang karena menjamurnya pedagang kaki lima yang menggelar dagangannya di depan pasar, yakni di sepanjang Jalan Irigasi, Kelurahan Cipondoh, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.
Yusman pengurus Pasar Tradisional Sipon mengungkap, adanya PKL yang berjualan di depan pasar membuat kios yang disewa hanya terisi sedikit dan menimbulkan penurunan omset mencapai 50%.
"Mulai banyak pedagang yang tidak melanjutkan sewa dan memilih untuk berjualan di depan pasar. Hal ini membuat pihak pengelola mengalami penurunan omzet bisa mencapai 50%," ujarnya, Jumat (15/01/2021)
Ia juga mengatakan, adanya PKL sering mengakibatkan kemacetan di sepanjang jalan. Namun pihaknya tak bisa berbuat apa-apa.
"Adanya PKL juga sering mengakibatkan kemacetan, tetapi kami tidak bisa melakukan apa-apa, karena semua bukan kewenangan kami, tetapi pemerintah setempat", tutupnya.
Sementara itu para pedagang yang memilih berjualan di depan pasar mengaku lebih ramai dan tak perlu membayar sewa kios.
Para pembeli juga bisa berbelanja dengan mudah tanpa harus memasuki pasar.
"Saya sudah tiga tahun berjualan di luar pasar, disini lebih ramai dan pemandangannya enak. Kalau di dalam bayar sewanya agak mahal dan kurang ramai," ujar Lukadi, pedagang kaki lima yang berjualan cabai.
Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.
Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.
Nyeri lutut ketika menaiki tangga atau panggul yang terasa sakit saat berjalan kerap dianggap sebagai keluhan biasa, terutama pada orang yang mulai memasuki usia lanjut.