VIDEO : Pedagang Sapi Mogok, RPH di Tangerang Stop Aktivitas
Dibaca : 273
TANGERANGNEWS.com-Aksi mogok berjualan yang dilakukan pedagang daging sapi mengakibatkan tidak ada aktifitas pemotongan sapi di rumah pemotongan hewan, yang berlokasi di Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Selasa (19/1/2020).
Padahal, biasanya dalam satu hari RPH milik Pemkot Tangerang ini mampu melayani pemotongan 30 ekor sapi, dimana daging sapi didistribusikan ke seluruh pedagang pasar tradisional setempat.
Kepala UPT RPH Sugeng Priyono mengaku pelayanan pemotongan tetap dibuka dan dirinya masih menunggu meski hingga kini belum ada pasokan sapi dari mitra.
"Aktifitas pemotongan sapi terakhir pada malam kemaren dan telah didistribusikan ke pedagang," katanya.
Sementara itu, sapi yang berada di kandang sementara merupakan milik mitra, namun belum ada pemesanan pemotongan dari pedagang.
Pasalnya, pedagang daging sapi di wilayah Kota Tangerang memutuskan mogok berjualan mulai hari Rabu hingga Jumat mendatang.
Hal ini sebagai bentuk kekecewaan atas naiknya harga sapi yang dinilai tidak wajar dan membuat pedagang kesulitan menjual dengan harga tinggi, di tengah menurunnya daya beli masyarakat dampak pandemi COVID-19.
Saat ini, harga daging sapi di pasaran dijual seharga Rp120 ribu hingga Rp130 ribu per kilogramnya.
Padahal harga normalnya dijual seharga Rl100 ribu hingga Rp110 ribu per kilogramnya.
Tren hunian compact dan konsep rumah tumbuh semakin digandrungi di wilayah Tangerang. Merespons antusiasme pasar yang luar biasa, PT Summarecon Agung Tbk melalui unit bisnis terbarunya, Summarecon Tangerang, resmi meluncurkan Rona Homes Tahap 2.
bank bjb resmi meluncurkan rangkaian event lari jarak 10 kilometer bertajuk The Ultimate10K Series Powered by bank bjb, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui kolaborasi olahraga dan pariwisata.
Dalam rangka menyambut Ramadan 2026, Citiplaza Kutabumi menggelar kegiatan sosial dengan mengajak anak-anak yatim dan piatu berbelanja kebutuhan pokok serta mengikuti buka puasa bersama melalui program Corporate Social Responsibility (CSR)
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""