Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNEWS.com-Kebakaran hebat terjadi di kawasan PT Indofood yang terletak di Jalan Raya Serang-Bitung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Senin (8/2/2021).
Belun diketahui penyebabnya, kobaran api dan kepulan asap hitam tiba-tiba terlihat sudah membumbung tinggi pada satu gedung yang terletak di belakang kawasan pabrik tersebut.
"Kami dapat laporan sekitar pukul 14.00 WIB. Kronologisnya, karyawan tiba-tiba sudah melihat api di gedung yang terletak belakang kawasan pabrik," ujar Kepala Bidang kedaruaratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Kosrudin saat dihubungi.
Usut punya usut, satu unit gedung yang hangus dilalap si jago merah tersebut merupakan gedung produksi kemasan produk.
"Kalau kebakarannya hanya satu gedung, tempat penyimpanan bahan bahan kimia, dalam pengertian untuk kemasan. Sehingga di gudangnya ada semacam tiner, dan bahan lainnya yang mudah terbakar," tuturnya.
Namun beruntung, api yang berkobar begitu besarnya dapat dipadamkan dalam waktu sekitar satu jam.
"Kami menerjunkan sebanyak empat unit mobil pemadam dari Mako dua, Tigaraksa satu, dan dari Pasar Kamis satu unit, dengan kekuatan 20 orang. Kita padamkan campur dengan busa. Karena kalau pakai air saja bisa melebar," katanya.
Dalam proses pemadaman pihaknya juga merasa dimudahkan, pasalnya pabrik yang memiliki luas lebih dari satu hektare itu memiliki alat proteksi kebakaran yang sangat baik.
"Kemudian hydrant di pabrik dan Alat pemadam itu berfungsi semua. Alhamdulillah jadi saya bilang, saya selama mengikuti kebakaran, ini pabrik terbaik yang saya lihat. Alat proteksi kebakarannya berfungsi. Dia juga punya tifol (busa) dan ada tempat penampungan air. Dan kemudian karyawannya dilatih juga jadi bisa membantu kita," tuturnya.
Akibat kebakaran tesebut, Kosrudin menaksir kerugian dapat mencapai miliaran rupiah.
"Kerugian dugaan saya, enggak kurang gedung dan isinya sebesar satu miliar. Yang terbakar satu lantai, agak panjang sekitar 30 x 19 meter," pungkasnya.
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGPergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.
Rangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di Pasar Kemis, rasanya sudah sulit dianggap sekedar kebetulan. Belum ada satu bulan, setidaknya empat kecelakaan terjadi di wilayah yang kurang lebih sama.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews