Connect With Us

VIDEO : COKI PAKAI SABU DENGAN CARA ANEH

 

Dibaca : 578

TANGERANGNEWS.com-Reza Pardede atau Coki Pardede mengkonsumsi narkoba jenis sabu dengan cara disuntik melalui duburnya.

Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang AKBP Pratomo Widodo mengatakan, cara penggunaan sabu Coki Pardede dapat berakibat fatal. 

"Si coki sudah kita lakukan interogasi terkait dengan bagaimana cara dia menggunakan sabu ini kan tidak lazim ya," kata Pratomo di Polres Metro Tangerang Kota, Jumat 3 September 2021. 

Namun dalam praktiknya, lanjut Kasat, Coki melakukan riset terlebih dahulu. Coki mendapatkan cara tersebut dari hasil pencarian di internet.

"Cuma dia itu melihat riset ya searching di Google cara caranya. Jadi dia punya ukuran tertentu yang di tubuhnya itu kuat. Jadi dicoba dulu dari sedikit, dari sedikit dicoba misalnya satu mili sabu, kemudian dilarutkan di air panas ya," ungkapnya. 

"Kurang lebih sekitar 5 mili. Dicoba dulu. Nah ketika dicoba, dia merasa lebih enak. Dia mulai tambah dikit. Jadi dia menyampaikan dua mili, kemudian dicampur dengan air sekitar 10 mili. Itu kemampuan tubuhnya dia," tambah Kasat. 

Menurut Kasat cara penggunaan yang dilakukan Coki terbilang ekstrim. Apalagi narkoba tersebut dapat merenggut nyawanya sendiri. 

"Jadi dia punya standarnya sendiri untuk mencampurnya ini. Ya jadi ini merupakan metode yang membahayakan dari pada pengguna. Apa lagi narkoba," jelasnya. 

Meski begitu dari pengakuan Coki, lanjut Kasat, metode menggunakan narkotika seperti itu dapat membuatnya merasakan sensasi yang berbeda. 

"Jadi dia merasakan kenikmatannya lebih berbeda. Dia kan sudah mencoba juga dengan yang dibakar. Terus kemudian yang disuntik ini, kenikmatannya lebih nendang. Kemudian apabila, sesekali dia menggunakan dari dubur. Jadi jarum suntik itu dia lepas, kemudian diambil dari cara yang tadi, sama," jelasnya. 

Kasat menambahkan, Coki sudah mulai menggunakan narkoba sejak kuliah. Dirinya mengaku sering mencoba untuk berhenti namun tidak bisa. 

"Mulai aktif itu satu tahunan ke belakang ya. Dia mengenal narkoba ini udah dari masa kuliah. Terus berusaha berhenti, tapi ndak bisa. Dia maksimal berhenti lima bulan. Dia sampaikan ke saya, lima bulan tapi dia pengen lagi. Ya mulai aktif lagi setahun belakangan," pungkasnya.

OPINI
Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Senin, 27 April 2026 | 23:00

Kebijakan pembatasan penggunaan ponsel bagi siswa SMA/SMK di Banten resmi dimulai dari Kabupaten Tangerang. Dinas Pendidikan Provinsi Banten menerapkan aturan pengumpulan ponsel saat jam pelajaran serta melarang pembuatan konten

BANTEN
Wagub Banten Tegaskan MBG Jangan Berorientasi Bisnis

Wagub Banten Tegaskan MBG Jangan Berorientasi Bisnis

Selasa, 28 April 2026 | 23:21

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah memberikan peringatan keras agar program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berada pada jalur sosial dan pemenuhan gizi, bukan menjadi ajang mencari keuntungan bisnis.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Integrasikan Layanan Publik dalam Satu Aplikasi

Pemkot Tangsel Integrasikan Layanan Publik dalam Satu Aplikasi

Selasa, 28 April 2026 | 20:28

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tengah mengintegrasikan layanan publik ke dalam satu ekosistem digital.

SPORT
Bintang Persita Asal Korsel Bakal dinaturalisasi, PSSI Masih Tunggu Proses di DPR

Bintang Persita Asal Korsel Bakal dinaturalisasi, PSSI Masih Tunggu Proses di DPR

Senin, 27 April 2026 | 07:52

Gelandang Persita Tangerang asal Korea Selatan (Korsel) Bae Sin-yeong berpeluang akan segera membela Timnas Indonesia melalui proses naturalisasi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill