Connect With Us

VIDEO : COKI PAKAI SABU DENGAN CARA ANEH

 

Dibaca : 603

TANGERANGNEWS.com-Reza Pardede atau Coki Pardede mengkonsumsi narkoba jenis sabu dengan cara disuntik melalui duburnya.

Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang AKBP Pratomo Widodo mengatakan, cara penggunaan sabu Coki Pardede dapat berakibat fatal. 

"Si coki sudah kita lakukan interogasi terkait dengan bagaimana cara dia menggunakan sabu ini kan tidak lazim ya," kata Pratomo di Polres Metro Tangerang Kota, Jumat 3 September 2021. 

Namun dalam praktiknya, lanjut Kasat, Coki melakukan riset terlebih dahulu. Coki mendapatkan cara tersebut dari hasil pencarian di internet.

"Cuma dia itu melihat riset ya searching di Google cara caranya. Jadi dia punya ukuran tertentu yang di tubuhnya itu kuat. Jadi dicoba dulu dari sedikit, dari sedikit dicoba misalnya satu mili sabu, kemudian dilarutkan di air panas ya," ungkapnya. 

"Kurang lebih sekitar 5 mili. Dicoba dulu. Nah ketika dicoba, dia merasa lebih enak. Dia mulai tambah dikit. Jadi dia menyampaikan dua mili, kemudian dicampur dengan air sekitar 10 mili. Itu kemampuan tubuhnya dia," tambah Kasat. 

Menurut Kasat cara penggunaan yang dilakukan Coki terbilang ekstrim. Apalagi narkoba tersebut dapat merenggut nyawanya sendiri. 

"Jadi dia punya standarnya sendiri untuk mencampurnya ini. Ya jadi ini merupakan metode yang membahayakan dari pada pengguna. Apa lagi narkoba," jelasnya. 

Meski begitu dari pengakuan Coki, lanjut Kasat, metode menggunakan narkotika seperti itu dapat membuatnya merasakan sensasi yang berbeda. 

"Jadi dia merasakan kenikmatannya lebih berbeda. Dia kan sudah mencoba juga dengan yang dibakar. Terus kemudian yang disuntik ini, kenikmatannya lebih nendang. Kemudian apabila, sesekali dia menggunakan dari dubur. Jadi jarum suntik itu dia lepas, kemudian diambil dari cara yang tadi, sama," jelasnya. 

Kasat menambahkan, Coki sudah mulai menggunakan narkoba sejak kuliah. Dirinya mengaku sering mencoba untuk berhenti namun tidak bisa. 

"Mulai aktif itu satu tahunan ke belakang ya. Dia mengenal narkoba ini udah dari masa kuliah. Terus berusaha berhenti, tapi ndak bisa. Dia maksimal berhenti lima bulan. Dia sampaikan ke saya, lima bulan tapi dia pengen lagi. Ya mulai aktif lagi setahun belakangan," pungkasnya.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

PROPERTI
Gandeng UI, Pengembang Rumah Subsidi MGK Serang Sulap Kawasan Hunian Jadi Laboratorium Riset

Gandeng UI, Pengembang Rumah Subsidi MGK Serang Sulap Kawasan Hunian Jadi Laboratorium Riset

Kamis, 18 Juni 2026 | 11:51

Pengembang perumahan bersubsidi Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) Serang, PT Infiniti Triniti Jaya (Infiniti Land) berkolaborasi dengan dunia akademik melalui kerja sama penelitian bersama Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill