Connect With Us

VIDEO : PEDAGANG MALABAR BENTROK, PELAKU DITANGKAP POLISI

 

Dibaca : 538

TANGERANGNEWS.com-Pelaku penusukan terhadap dua orang pedagang di Pasar Malabar, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang yang diterjadi pada Selasa 2 November 2021 pagi, akhirnya ditangkap aparat Kepolisian.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Deonijiu De Fatima mengatakan, pelaku berinisial RM, 51, ditangkap di perbatasan Kabupaten Tangerang dengan Kabupaten Bogor pada malam kemarin.

"Ditangkapnya di daerah Tenjo. Jadi kejadiannya kemarin pagi, lalu malamnya kami lakukan penangkapan," ujarnya dalam jumpa pers di aula Mapolres Metro Tangerang Kota, Rabu 3 November 2021.

Insiden keributan antara pelaku dengan korban berinisial AS, 43, dilandasi karena pelaku dendam. Keduanya merupakan pedagang sembako di Pasar Malabar.

"Motifnya dendam karena mereka sama-sama pedagang di pasar, meluapnya kemarin terjadilah penusukan," ungkapnya.

Adapun saat keributan terjadi, pelaku menusuk tubuh korban AS dengan sebilah pisau. Lalu, pelaku juga menusuk pedagang lainnya berinisial P yang berupaya melerai.

Akibat peristiwa tersebut, korban AS meninggal. Sedangkan korban P saat ini masih menjalani perawatan dengan kondisi kritis.

"Pelaku mendapatkan pisau dari tokonya. Kemudian mengambil pisau untuk menyerang korban," jelasnya.

Kapolres menambahkan, pelaku yang saat ini mendekam di tahanan Polres Metro Tangerang Kota dijerat Pasal 351 ayat (3) KUHP.

"Pelaku diancam hukuman 7 tahun penjara," pungkasnya.

BISNIS
Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40

Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.

KAB. TANGERANG
Isak Tangis Banjiri Kedatangan Jenazah Captain Andy Dahananto di Tigaraksa

Isak Tangis Banjiri Kedatangan Jenazah Captain Andy Dahananto di Tigaraksa

Minggu, 25 Januari 2026 | 16:04

Tampak peti jenazah yang berisi jasad Captain Andy itu ditutupi dengan bendera merah-putih. Suasana semakin haru ketika para pelayat menyaksikan jenazah diturunkan dari mobil jenazah ke dalam rumah.

OPINI
Bukan Kandang Setan, Tapi Benteng Digital

Bukan Kandang Setan, Tapi Benteng Digital

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:22

Argumentasi yang dibangun oleh Khikmawanto mengenai urgensi pembuatan "Kandang Setan" di Kota Tangerang memang terdengar seperti sebuah kejujuran yang menyentak di tengah kelesuan moralitas publik.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill