VIDEO : Deklarasi Damai Warga Mauk Tangerang Pasca Bentrok
Dibaca : 4637
TANGERANGNEWS.COM-Kelompok masyarakat dari dua desa, yaitu Desa Tegal Kunir Lor, Kecamatan Mauk dan Desa Kosambi, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang yang sempat bentrok menggelar deklarasi damai di Lapangan Cobra, Desa Gintung, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Jum'at (17/3/2017).
Deklarasi damai tersebut ditandai dengan dibubuhkannya tanda tangan oleh perwakilan dari dua kelompok masyarakat, kepala desa, tokoh masyarakat, Camat Mauk dan Camat Sukadiri bahkan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar pun turun tangan.
Zaki Iskandar menyatakan, bentrokan terjadi karena ada kesalah pahaman. Dia berharap kedepan, masyarakat tidak lagi bersumbu pendek atau main hakim sendiri. "Saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang hari ini benar-benar tulus, ikhlas melakukan deklarasi damai ini. Kedepannya ,kita lakukan koordinasi dan komunikasi yang intens untuk menjaga ketertiban dan keamanan wilayah kita masing-masing," ujar Zaki .
Zaki juga berpesan agar masyarakat terus merekatkan ikatan persaudaraan, karena antara masyarakat Mauk dan Sukadiri adalah satu kesatuan. Satu keluarga besar, demikian pun dengan masyarakat di Tangerang. "Jika ada tindak pidana kriminal, diambil langkah hukum sesuai aturan. Mari kita sama-sama menjaga ukhuwah Islamiyah kita," tambahnya
Zaki juga mengucapkan, pemerintahan desa, TNI dan Polri, tokoh masyarakat serta pemuda di kecamatan Mauk dan Sukadiri yang telah menjadi perekat hubungan yang sekaligus ikut menjaga ketertiban dan keamanan. "Saya bangga masyarakat Tegal Kunir dan Kosambi kembali menjadi saudara, kita takbir bersama, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar," jawab Zaki.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.
Pemerintah berencana menyalurkan insentif bulanan sebesar Rp400.000 kepada guru honorer. Kebijakan ini disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti sebagai bentuk dukungan negara terhadap guru honorer.