Connect With Us

Mahasiswi Unpam Ditemukan Tewas di Rumpin

| Senin, 12 Agustus 2013 | 16:41

Ilustrasi Mayat (Ist / Ist)

 
 
TANGERANG-Mahasiswi Universitas Pamulang (Unpam) bernama Siti Halimah Tusadiyah,22, semester empat fakultas managemen warga Jaya RT 02/01 Pondok Aren, Kota Tangsel ditemukan tewas di Kali Rumpin, Bogor, Jawa Barat, Minggu (11/07).

 
Keluarga menduga kuat jika Siti dibunuh oleh pria misterius yang menjemputnya pada Hari Raya Idul Fitri pada Kamis (8/8). Sebab, setelah itu tidak ada kabarnya.

“Dan tahu-tahunya sudah ditemukan menjadi mayat,” kata paman korban, Muhammad, Senin (12/8) yang juga Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangsel.

Kakak ipar Siti bernama Yulianti mengatakan, Siti dijemput oleh seorang pria dari kediamannya pada Kamis malam. "Memang malam itu ada temannya datang kerumah, tapi enggak masuk kedalam rumah," kata Yulianti.

Kepada keluarganya, Yulianti menuturkan, Siti izin dan pamit untuk menghadiri acara halal bil halal ke rumah gurunya saat masih sekolah di daerah Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur.

Keluarga tidak curiga dengan teman misteriusnya itu dan mempersilakan Siti Halimah pergi untuk silaturahmi Lebaran. "Dia sempat minta ongkos hanya lima ribu rupiah," kata Yulianti.

Tapi setelah itu korban tidak pulang tanpa ada kabar ke keluarganya. Apalagi ponsel yang dibawanya dalam keadaan mati dan keluarga bertambah bingung. Hingga akhirnya mendapat informasi dari pihak kepolisian telah ditemukan sesosok mayat perempuan tanpa identitas.

Mayat tersebut berumur kira-kira 20 tahun, tinggi 155 Cm, rambut pendek lurus, kulit sawo matang, berkaos lengan panjang biru, dan celana panjang jins biru. Mayat Siti Halimah ditemukan di Kampung Jampang Bawah RT 01 /01 Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.

Korban ditemukan oleh warga bernama Khotib alias Selud ,32, ketika hendak buang hajat ke Sungai Cisadane. Saksi melihat sebuah karung berukuran besar, karena penasaran setelah dilihat isinya mayat.

"Jenazah sendiri   langsung kita makamin di tempat pemakaman wakaf Pondok Jaya RW 01 Minggu malam," kata Yulianti. Penyebab kematian Siti, kini diselidiki Polsek Rumpin, Bogor.
Kapolsek Pondok Aren Kompol Hafidz Herlambang mengatakan, pada tubuh korban ditemukan beberapa luka. "Ya memang benar, tetapi itu ditangani Polsek Rumpin," ujarnya. (CMP)
 
TEKNO
Perhatikan 5 Faktor Penting Fundamental Sebelum Memilih Aset Crypto

Perhatikan 5 Faktor Penting Fundamental Sebelum Memilih Aset Crypto

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:15

Banyak investor tertarik membeli aset crypto hanya karena melihat harga yang sedang naik. Padahal, keputusan investasi yang baik berdasarkan analisis fundamental.

KOTA TANGERANG
Warga Kota Tangerang Diimbau Tidak Bakar Sampah saat Kemarau, Diancam Denda Rp50 Juta

Warga Kota Tangerang Diimbau Tidak Bakar Sampah saat Kemarau, Diancam Denda Rp50 Juta

Jumat, 10 Juli 2026 | 20:20

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

OPINI
Menimbang Insentif Tambahan bagi Guru Sekolah Gratis di Banten

Menimbang Insentif Tambahan bagi Guru Sekolah Gratis di Banten

Selasa, 7 Juli 2026 | 18:46

Program sekolah gratis pada dasarnya bertujuan meringankan beban masyarakat. Akan tetapi, pelaksanaannya melibatkan berbagai sekolah dengan kondisi yang sangat beragam.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill