Connect With Us

Jaksa yang tunjukan Pistol, Bela Istri

Sumber Merdeka | Selasa, 3 September 2013 | 18:12

ilustrasi senpi (tangerangnews / tangerangnews)

TANGERANG-Arogan benar kelakuan jaksa ini. Hanya karena istrinya ditegur petugas SPBU, pegawai Korps Bhayangkara yang diketahui berinisial MP langsung mengamuk menyusul istrinya ke Pom bensin di daerah Serpong, Tangerang, lantas menunjukkan pistolnya.

Peristiwa ini bermula saat istri MP, hendak mengisi bensin mobilnya pada hari Senin (2/9) kemarin. Saat itu istri MP salah menempatkan tangki mobilnya.

Lantas petugas SPBU meminta istri MP untuk memutar posisi mobilnya agar tepat dengan tangki. Rupanya, istri MP tak setuju diperlakukan demikian, lantas keduanya cekcok.

Karena suasana makin panas, istri MP lantas menelepon sang suami. Selang beberapa menit kemudian, MP tiba di SPBU dan mencari petugas SPBU yang berani menegur istrinya. Petugas itu diketahui bernama Priatna alias Majad.

Rekan Priatna lantas mengajak MP dan Priatna ke kantor untuk membicarakan masalah ini baik-baik. MP tak terima langsung menggebrakkan senjata api miliknya di atas meja kantor itu. Kaget melihat pistol di meja, Priatna mendadak pingsan.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, Jaksa berinisial MP telah dilaporkan petugas SPBU Serpong Tangerang.

"Adanya laporan perbuatan tidak menyenangkan terjadi di SPBU Serpong Tangerang, Senin (2/9), yang berawal dari orang yang mengisi bensin dan ada mobil yang menghalangi, namun ini tidak disikapi dengan baik dan terjadi percekcokan," kata Rikwanto.

Dua orang petugas SPBU juga sudah dimintai keterangan. Polisi segera memanggil MP yang saat itu langsung meninggalkan SPBU untuk dimintai keterangan dan diketahui apa motifnya mengeluarkan senjata saat akan didamaikan.

"Dari keterangan orang-orang di SPBU tersebut memang diketahui seorang Jaksa, kapolsek sudah koordinasi nanti teknisnya akan dilakukan pemanggilan segera mungkin dan akan kita proses, apa motif dan tujuan Jaksa tersebut meletakkan pistol di atas meja," tandasnya.

Atas perbuatannya tersebut, MP terancam dicabut surat izin kepemilikan senjatanya dan tidak dapat menggunakan senpi tersebut serta akan dilakukan tes psikologis ulang.
AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran SPMB Banten 2026 Segera Dibuka, Ini Perbedaan Jalur SMA, SMK, dan SKh

Pendaftaran SPMB Banten 2026 Segera Dibuka, Ini Perbedaan Jalur SMA, SMK, dan SKh

Kamis, 23 April 2026 | 18:53

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.

OPINI
Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Senin, 27 April 2026 | 23:00

Kebijakan pembatasan penggunaan ponsel bagi siswa SMA/SMK di Banten resmi dimulai dari Kabupaten Tangerang. Dinas Pendidikan Provinsi Banten menerapkan aturan pengumpulan ponsel saat jam pelajaran serta melarang pembuatan konten

TANGSEL
Pemkot Tangsel Integrasikan Layanan Publik dalam Satu Aplikasi

Pemkot Tangsel Integrasikan Layanan Publik dalam Satu Aplikasi

Selasa, 28 April 2026 | 20:28

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tengah mengintegrasikan layanan publik ke dalam satu ekosistem digital.

NASIONAL
Sempat Terkendala, Ini Identitas Korban Tewas Kecelakaan KA Bekasi Timur

Sempat Terkendala, Ini Identitas Korban Tewas Kecelakaan KA Bekasi Timur

Selasa, 28 April 2026 | 20:08

Sebanyak 10 korban meninggal dunia dalam kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur berhasil diungkap identitasnya oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri. Pemeriksaan dilakukan di RS Polri Kramat Jati.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill