Connect With Us

Guru di Tangsel Dituntut Kreatif

Bastian Putera Muda, Advertorial | Senin, 5 Mei 2014 | 19:15

Kepala Dinas Kota Tangsel Mathodah (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGSEL-Guru di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dituntut untuk mengajarkan lebih kreatif. Hal itu bertujuan agar siswa di dalam kelas tidak bosan.
 
Untuk itu, ratusan guru Sekolah Dasar (SD)  dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di dua kecamatan, yakni Setu dan Serpong  Utara diberikan pelatihan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangsel Mathodah mengatakan,  cara mengajar guru sekarang dengan sebelumnya jelas berbeda.
 
Saat ini cara pengajaran yang baik harus dengan berinteraksi langsung dengan siswanya.

"Ini dibutuhkan kreatifitas pengajaranya. Agar siswa betah di dalam kelas," ungkapnya saat pelatihan guru di kawasan Puspiptek, Setu, Kota Tangsel, Senin (5/5).

Dikatakan, cara pengajaran konvensional hanya mendengarkan materi dari guru. Hal tersebut diharapkan sudah tidak berlaku lagi.
 
Pengajar yang baik harus dapat melakukan interaksi komunikasi dengan siswanya."Agar siswa tidak bosan belajar di dalam kelas. Guru harus
dituntut untuk memberikan materi dengan menyenangkan. Sehingga, anak lebih mudah menerima materi pembelajaran," ujarnya.

Menurutnya metode Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan  Menyenangkan (PAKEM) merupakan yang harus diterapkan saat ini.  Selain siswa dapat diberikan materi juga diberikan praktek agar lebih
mudah dimengerti.
 
"Metode ini juga untuk aplikasi kurikulum sistem pendidikan nasional di 2013," katanya.

Penanggung Jawab United States Agency for International Development (USAID) Prioritas Banten Rifki Rosyad menuturkan, guru dituntut untuk melakukan interaktif dengan siswa saat memberikan mata pelajaran. Siswa dirangsang agar lebih banyak berbicara dibandingkan pengajarnya.

"Sejak dini siswa harus diajarkan untuk banyak bertanya. Agar lebih kritis dan percaya diri," ucapnya.

Menurut dia, guru bukan untuk ditakuti. Biasanya, siswa akan paranoid masuk ke kelas baru melihat gurunya saja. Belum lagi pelajaran yang  sulit. Makanya, di pelatihan ini diajarkan agar siswa lebih senang di dalam kelas dan merindukan gurunya.

"Kebayangkan kalau siswa sudah senang di dalam kelas. Mereka akan betah dengan pelajarannya. Dalam pelatihan ini akan diterapkan seperti
itu," terangnya.

Salah seorang peserta Mukmin mengaku baru pertamakali mengikuti  pelatihan dan dirasanya menyenangkan.

"Saya baru tahu jika ada metode pembelajaran seperti ini. Pastinya  anak-anak akan senang di dalam kelas dengan metode PAKEM ini," kata guru di salahsatu MI di Setu itu. (ADV)
 
NASIONAL
Capai 143 Ribu Ton Per Hari, Pemerintah Sebut Sampah di RI Sudah Fase Krisis

Capai 143 Ribu Ton Per Hari, Pemerintah Sebut Sampah di RI Sudah Fase Krisis

Kamis, 12 Februari 2026 | 21:48

Indonesia berada dalam fase krisis sampah. Data terbaru menunjukkan angka yang mengejutkan, setiap harinya masyarakat menghasilkan sekitar 143 ribu ton sampah, namun hanya 24 persen yang mampu dikelola dengan baik.

KAB. TANGERANG
Dianggap Mampu, Kemensos Nonaktifkan 95.000 PBI BPJS Kesehatan di Kabupaten Tangerang

Dianggap Mampu, Kemensos Nonaktifkan 95.000 PBI BPJS Kesehatan di Kabupaten Tangerang

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:48

Kementerian Sosial menonaktifkan sebanyak 95.000 peserta BPJS Kesehatan program Penerima Bantuan Iuran (PBI) di Kabupaten Tangerang.

WISATA
5 Kegiatan Menarik yang Bisa Dinikmati Bersama Keluarga di Sea World Ancol

5 Kegiatan Menarik yang Bisa Dinikmati Bersama Keluarga di Sea World Ancol

Rabu, 11 Februari 2026 | 16:49

Sea World Ancol adalah tempat yang tepat untuk liburan keluarga yang penuh dengan edukasi dan hiburan. Di sini, Anda bisa mengajak keluarga untuk mengenal lebih jauh tentang kehidupan laut sambil menikmati berbagai aktivitas seru.

SPORT
Nasib Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2026 di Ujung Tanduk

Nasib Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2026 di Ujung Tanduk

Kamis, 12 Februari 2026 | 12:55

Timnas Indonesia U-23 dari Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, diisukan absen. Pasalnya, hanya tim peserta Piala Asia U-23 2026 yang berhak tampil di ajang multi-event terbesar se-Asia itu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill