Connect With Us

Usai Bunuh Ibu, Anak Bunuh Diri

Denny Bagus Irawan | Senin, 12 Mei 2014 | 14:53

Ilustrasi Pembunuhan Racun Serangga (Istimewa / TangerangNews)

TANGERANG- Zaenudin, 80, warga Rt 02/02 No.30 Kelurahan Pondok Aren, Kecamatan Pondok Aren Kota Tangsel tewas setelah dibunuh anaknya sendiri, pada senin 12 Mei 2014 sekitar pukul 11.00 WIB.
 
Namun,  setelah membunuh ibunya. Sang anak yang bernama Irfan, 54, lalu melakukan bunuh diri.
 
Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Siswo Yuwono mengatakan, Peristiwa itu terjadi di kediamannya, yakni di Jalan H.Biru. Rt 02/02 No.30, Kelurahan Pondok Aren Kecamatan Pondok Aren, Tangsel.
 
“pelaku kemudian bunuh diri dengan meminum racun serangga. Sedangkan ibunya tewas setelah dipaksa minum racun serangga. Pelaku sampai saat ini masih di rawat di RS Sari Asih Ciputat,” ujarnya.
 
Saat ditanya motif pelaku memaksa ibunya bunuh diri, Kasat Reskrim mengaku belum mengetahui penyebabnya.
“Kami masih mencari tahu dengan memeriksa saksi – saksi,” singkatnya.
 
HIBURAN
Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:26

Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dipertemukan dalam kisah penuh makna yang merangkai romansa, rahasia keluarga, dan konflik lintas generasi melalui film layar lebar terbaru bertajuk Yang Datang dan Yang Pergi.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill