Connect With Us

Pemkot Tangsel Perbanyak Komunitas Pecinta Situ

Bastian Putera Muda | Kamis, 5 Juni 2014 | 19:10

Salah Satu Situ di Kota Tangerang Selatan (Bastian / TangerangNews)

 
TANGSEL-Pemerintah Kota Tangsel memperbanyak komunitas pecinta Situ. Hal itu bertujuan untuk melestarikan dan menjaga ekosistem sembilan situ yang ada di Kota Tangsel.  Sebab kondisi situ di wilayah itu saat ini cukup memprihatinkan.  

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, pembentukan komunitas peduli situ ini digelar sebagai langkah untuk melibatkan masyarakat dan aktivis lingkungan. Dengan adanya, komunitas tersebut diyakini dapat menjaga kelestarian situ. 
 
"Kami berharap keberlangsungan situ tetap terjaga," ungkapnya, Kamis (5/6).
 
Meski pengelolaan situ merupakan kewenangan pemerintah. Menurut dia, Pemkot Tangsel tidak akan tinggal diam.
 
"Sebab, kalau ekosistem dan keberadaan situ di Tangsel ini bisa dipelihara bersama. Bisa menjadi objek wisata untuk masyarakat dan dapat meningkatkan ekonomi untuk masyarakat," katanya.
 
Kepala BLHD Kota Tangsel, Rahmat Salam menuturkan sebelum ada perintah untuk pembentukan komunitas atau pecinta situ, masyarakat dari berbagai elemen di sembilan situ sudah membentuk komunitasnya sendiri. 
 
"Komunitas ini juga diikuti oleh pelajar, pekerja swasta maupun masyarakat sekitar situ," katanya.
 
Aktivis lingkungn dari Wahana Hijau Fortuna (WHF) Romly Revolvere mengatakan, kondisi situ yang ada di Kota Tangsel saat ini cukup memperihatinkan. Lantaran, dikarenakan penyusutan, pendangkalan, penumpukan sampah serta penyempitan bibir situ. 
 
"Kondisi yang paling parah Situ Kuru, Ciputat. Situ yang lain juga butuhkan revitalisasi," ujarnya.
 
Menurutnya, degan adanya wacana dari kementerian PU untuk penyerahan pengelolaan situ keoda Pemkot Tangsel. Pemkot Tangsel harus menyusun program dan trajektori upaya revitalisasi situ secara komprehensif.
 
"Peran masyarakat hanya pendukung saja. Sementara Pemkot Tangel yang harus memiliki program salah satunya kebijakan dan regulasi," katanya.
 
 
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:37

IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. 

OPINI
Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi

Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 20:44

Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill