Connect With Us

Walikota Depok Study Banding ke Pasar BSD

| Rabu, 9 September 2009 | 18:23

TANGERANGNEWS- Menjelang rencana pembangunan pasar tradisional modern Depok, Pemkot Kota Depok melakukan studi banding ke Pasar Bumi Serpong Damai (BSD) di Kota Tangerang Selatan, Banten, Rabu (9/9). Rombongan yang dipimpin Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail tiba di pasar tradisional BSD sekitar pukul 13.00 WIB. Ikut dalam rombongan, Plt Sekda Kota Depok Utuh Karang Topanesa, Asisten Daerah ekonomi dan pembangunan Sosial Drs. Harris, Dinas Bina Marga dan Dinas Tata Ruang dan pemukiman Kota Depok. “Pasar BSD dipilih sebagai sasaran studi banding karena pasar tradisional ini memiliki sentuhan modern yang begitu dinamis serta manajemen pengelolan yang baik,” tutur Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail kepada Wartawan. Menurut Walikota, yang membedakan pasar dan tradisional dan modern, yakni pada pasar tradisional pembeli bertatap muka langsung dengan pembeli dan memungkinkan terjadinya tawar menawar. Selain itu, komoditas yang dijajakan merupakan milik sekumpulan pedagang. Sedang pasar modern, pembeli memilih sendiri barang yang hendak dibeli, dan membayarnya di kasir tanpa bisa menawar. Ciri pasar modern yakni, seluruh barang dagangan itu merupakan jualan satu orang atau kelompok. Perbedaan lain lanjut Walikota, ,pasar tradisional selalu dikesankan semrawut, becek, kumuh dan bau. Yang modern biasanya nyaman, bersih, aman. “Pemkot Kota Depok ingin nantinya pasar tradisional yang akan dibangun menjadi pasar dengan suasana pasar modern,” ujarnya. Pemkot Depok melakukan study banding ini untuk mempelajari dan mengetahui sejauh mana pengelolan pasar BSD, yakni manajemen yang meliputi keamanan, kebersihan, ketertiban dan kesararan pedagang serta pembeli. Mengenai kesadaran yang menonjol di lingkungan pedagang di BSD, yakni pedagang dengan inisitatif sendiri membayar retribusi berkala ke sebuah loket bank yang di kompleks pasar itu. Hasilnya, tidak ada petugas yang mutar-mutar di seluruh penjuru pasar untuk memungut setoran retribusi. “Pasar BSD juga sudah ditetapkan sebagai model pasar tradisional yang memiliki Sertifikat oleh Menteri Perdagangan. Pemkot yang hendak studi banding mengenai manajemen pasar disarankan ke pasar BSD,” Kata Walikota.(Dedi)
AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill