Connect With Us

Komplotan Pembobol Toko Ponsel Ditangkap

Bastian Putera Muda | Selasa, 23 September 2014 | 17:03

Komplotan Pembobol Toko Ponsel Ditangkap (Bastian / TangerangNews)

 
TANGSEL- Petualangan kriminal empat sekawan ini akhirnya harus berakhir. Spesialis pembobol toko elektronik ini ditangkap jajaran Reskrim Polsek Ciputat.
 
Keempatnya, yakni CEL alias Candra (29), DR Alias Demmy (36), SA alias Alim (29) dan M alias Topa (32). Masing-masing pelaku ditangkap di Kampung Sanja, Citeureup, Kabupaten Bogor.
 
Selain menangkap empat pelaku, polisi juga menyita 61 handphone berbagai merek, dua linggis besar, 1 gunting gembok besar, 1 set gergaji besi, 2 obeng besar dan dua senter.
 
"Nilai kerugian belum dihitung. Tapi kami taksir mencapai ratusan juta," kata Kapolsek Ciputat, Komisaris Burhanudin saat gelar perkara di Mapolsek Ciputat, Selasa (23/9).
 
Penangkapan empat tersangka, diakuinya berasal dari laporan korban atas nama Cin Frengky Cuwondo (28), pemilik Toko Silver Phone di Jalan Dewi Sartika, Ciputat, yang dibobol pelaku.
 
"Toko Silver Phone dibobol pelaku pada 13 September lalu. Kita kumpulkan bukti, lalu menangkap tersangka," tandasnya.
 
Sejatinya, ada enam pelaku pembobol Toko Silver Phone. Hanya saja, dua pelaku lain kabur saat Unit Reskrim Polsek Ciputat pimpinan AKP Budi Hardjono menggerebek rumah kontrakan pelaku di Bogor.
 
"Dua pelaku lain masih buron. Kita terus melakukan pengembangan," kata Kapolsek.
 
Salah seorang pelaku, Topa mengaku baru pertama kali melakukan aksi kriminal. Topa mengaku belum sempat menikmati hasil kejahatannya tersebut.
 
"Baru sekali (melakukan aksi). Rencananya, handphone itu mau dijual ke kenalan," tandasnya.
 
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keempat pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.
 
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

KAB. TANGERANG
Seskab Teddy Tinjau MPLS Sekolah Rakyat di Tangerang, Siap Tambah 100 Unit Tahun Ini

Seskab Teddy Tinjau MPLS Sekolah Rakyat di Tangerang, Siap Tambah 100 Unit Tahun Ini

Minggu, 9 Agustus 2026 | 21:05

Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Inf. Teddy Indra Wijaya meninjau Persiapan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 8 di Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug, Kabupaten Tangerang

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill