Connect With Us

43.768 Warga Tangsel Belum e-KTP

Bastian Putera Muda | Rabu, 22 Oktober 2014 | 20:22

Pelayanan e-KTP di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang (Dira Derby / TangerangNews)


 
SERPONG-Meski sudah empat bulan lakukan  perekaman. Namun, sebanyak 43.768 warga di Kota Tangsel belum menerima fisik Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El). 
 
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) meminta kesadaran warga untuk mendatangi kantor kelurahan dan kecamatan setempat. Kepala Bidang Kependudukan Disdukcapil Kota  Tangsel, Heru Sudarmanto mengatakan, dari 
717.611 warga Kota Tangsel yang wajib memiliki KTP-El yang sudah melakukan perekaman hingga 30 Juni 2014, yang sudah tercetak dan teretribusi baru 659.317. 
 
"Masih ada selisih 43.768 warga yang sudah  Merekam. Namun bentuk fisik e-KTP-nya belum diterima," ungkapnya, Rabu (22/10).
 
Dikatakan, jumlah warga yang belum menerima bentuk fisik e-KTP tersebut lantaran adanya duplicate record atau satu warga yang melakukan rekam KTP di dua tempat berbeda, sehingga data yang dikirimkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tentang orang tersebut langsung otomatis terhapus karena double data.
 
"Jumlah warga yang duplicate record ini  sebanyak 12.779 orang. Selain itu, adanya gagal validasi atau adanya beberapa elemen data yang tidak sah atau diragukan, jumlahnya mencapai 875 orang," ujarnya.
 
Menurutnya selain itu, penyebab warga yang  belum menerima KTP-El adalah karena mesin yang menolak. Sebabnya karena adanya kegagalan giometrik sebanyak 872 orang.
 
"Warga Tangsel yang belum menerima e-KTP sudah dilaporkan ke Kemendagri. Sehingga, bisa segera mungkin warga melakukan pembenahan atau memperbaiki data KTP elektroniknya," katanya.
 
Kepala Disdukcapil Kota Tangsel Toto Sudarto menuturkan, ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar warga segera mendapatkan bentuk fisik e-KTP. 
 
"Kami himbau kepada petugas di kantor Kecamatan dan Kelurahan untuk menyampaikan kepada RT/RW, untuk memperbaiki data KTPnya. Khususnya untuk  yang duplicate record," terangnya.
 
NASIONAL
KA Argo Bromo Seruduk KRL hingga Masuk ke Gerbong Wanita di Stasiun Bekasi Timur, Banyak Penumpang Terjepit

KA Argo Bromo Seruduk KRL hingga Masuk ke Gerbong Wanita di Stasiun Bekasi Timur, Banyak Penumpang Terjepit

Senin, 27 April 2026 | 22:51

Insiden kecelakaan hebat terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin 27 April 2026 malam, melibatkan Kereta Api (KA) Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi dan KRL Commuter Line tujuan Cikarang.

BANDARA
Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 | 22:00

Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.

OPINI
Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Senin, 27 April 2026 | 23:00

Kebijakan pembatasan penggunaan ponsel bagi siswa SMA/SMK di Banten resmi dimulai dari Kabupaten Tangerang. Dinas Pendidikan Provinsi Banten menerapkan aturan pengumpulan ponsel saat jam pelajaran serta melarang pembuatan konten

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill