Connect With Us

Dua Mahasiswa Tewas, Polsek Ciputat Tunggu Hasil Lab

Keating | Rabu, 17 Desember 2014 | 21:28

Lokasi tempat korban ditemukan tewas lantaran menenggak minuman keras oplosan. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGSEL-Olah tempat kejadian perkara dari Polres Jakarta Selatan di tempat dua orang mahasiswa yang tewas yang berlokasi di lantai dua kamar kos yang terletak di Jalan Semanggi II, RT 03/ 03, Ciputat Timur, Kota Tangsel.

Petugas tampak membawa dua buah kantong plastik yang berisi belasan botol miras beragam merek, tas dan kasur untuk barang bukti pada rabu (17/12) petang.

"Awalnya anggota kami mendapat laporan , ada tiga pemuda yang dibawa ke rumah sakit menjadi korban miras di kamar kosannya," ujar Kapolsek Ciputat Kompol Burhanuddin, ditemui di TKP.

Namun ditanya penyebab kepastian kedua orang tewas, dirinya enggan memastikan dua pemuda yang tewas itu.  Kepastian tewasnya dua pemuda asal Halmahera Selatan dalam kamar kosnya itu kata Kapolsek, masih menunggu hasil laboraturium.”Masih harus menunggu hasil lab dong,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, korban tewas tersebut masing-masing bernama Aftar Lateng ,19, Rahman Marsaoli ,19, dan seorang korban selamat, yakni  Rian Malofo,19.  Ketiganya berasal dari Desa Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara.
Ketiga korban diketahui baru tinggal satu kosan sejak sebulan yang lalu menggantikan teman mereka bernama Bima yang telah tinggal setahun yang lalu.
PROPERTI
Pemerintah Hapus Batasan Domisili Pembelian Rumah Subsidi, Warga Jakarta Bisa Beli Rumah di Tangerang

Pemerintah Hapus Batasan Domisili Pembelian Rumah Subsidi, Warga Jakarta Bisa Beli Rumah di Tangerang

Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:39

Kabar baik bagi warga DKI Jakarta yang mendambakan hunian dengan harga terjangkau di kawasan sekitar Ibu Kota.

TEKNO
Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05

Menyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill