Connect With Us

28 Gereja di Pamulang Steril

Keating | Kamis, 25 Desember 2014 | 09:25

Gereja di Tangsel dijaga ketat petugas Kepolisian (Keating / TangerangNews)


TANGSEL-Kapolsek Pamulang Kompol Doddy F Sanjaya mengatakan, pihaknya telah melakukan sterilisasi sebanyak 28 gereja yang ada di wilayah hukumnya. Penyisiran tersebut dilakukan sehari jelang perayaan Natal.

Penyisiran juga dilakukan di gereja terbesar se-Pamulang , yakni gereka Katolik Santo Barnabas di Jalan Muhammad Toha, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan pada Rabu (24/12) siang.

Dengan menggunakan alat metal detector, penyisiran dilakukan oleh lima anggota polsek yang dipecah dua tim.” "Sterilisasi ini dalam rangka operasi lilin dan atensi khusus dari kapolda untuk penyisiran terhadap 28 gereja di Pamulang. Karena diwilayah ini terdapat gereja terbanyak se-Indonesia untuk tingkat Kecamatan," ujarnya.

Sementara itu, menurut panitia Natal Gereja St. Barnabas Laniwaty Angsana, terdapat 3.000 -an jemaat gereja yang akan melaksanakan misa Natal.
 "Jemaat Gereja Katolik Santo Barnabas tidak hanya dari wilayah pamulang, melainkan dari Parung, Sawangan, Ciputat, Cinere dan sekitarnya," ungkapnya.



 
KOTA TANGERANG
HUT ke-33, Pemkot Tangerang Hadirkan Layanan Bentor Sembako Keliling

HUT ke-33, Pemkot Tangerang Hadirkan Layanan Bentor Sembako Keliling

Sabtu, 28 Februari 2026 | 17:42

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang meluncurkan becak motor (bentor) layanan belanja sembako keliling yang praktis dengan harga terjangkau bernama Bentor Pangan Sahabat Masyarakat (Bang Sama).

TEKNO
Rekomendasi Anti-DDoS Terbaik untuk Bisnis Online

Rekomendasi Anti-DDoS Terbaik untuk Bisnis Online

Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:13

Pertumbuhan e-commerce dan layanan digital di Indonesia menuntut infrastruktur yang selalu online, cepat, dan aman. Salah satu ancaman terbesar adalah serangan Distributed Denial of Service (DDoS) yang dapat membuat website tidak dapat diakses

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill