Connect With Us

Duh, Airin Dianggap Gunakan APBD untuk Kampanye

Denny Bagus Irawan | Selasa, 1 September 2015 | 15:49

Airin Rachmi Diany (Dira Derby / Tangerangnews)

 

TANGERANG SELATAN-Satuan Tugas Lawan Politik Uang (Sapu) Tangerang Selatan menerima laporan dari warga yang mengaku telah dimobilisasi dan mendapat iming-iming uang dalam kampanye calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel  Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie.

"Pasangan petahana sudah terindikasi memainkan politik uang dengan memobilisasi masyarakat untuk menghadiri acara kampanye dengan iming-iming uang dengan besaran Rp 50 ribu perorang,"ujar Koordinator Sapu Tangerang Selatan Beno Novit Leang, Selasa (1/9) .#Airin Rachmi Diany

 

Laporan tersebut, kata Beno, disampaikan tiga warga Rempoa dan Gintung, Ciputat beserta alat bukti berupa broadcast ajakan kampanye, rekaman suara tim Airin-Benyamin yang menjanjikan pemberian uang, souvenir dan kaos bagi warga yang mengikuti kampanye, Minggu (30/8).


Beno menilai, model kampanye yang di lakukan tim inchumbent itu jelas melanggar aturan dalam berkampanye."Ini salah satu bentuk politik uang,"katanya.

Hal ini, kata Beno, ditegaskan dalam Undang undang nomor 8 tahun 2015 dan dipertegas dalam PKPU nomor 7 tahun 2015 aturan main dan larangan dalam berkampanye." Sudah sangat jelas pengaturannya."

Seharusnya, kata Beno, tim Petahana taat dalam aturan tersebut dengan tidak memberikan uang kepada masyarakat dalam berkampanye.

"Karena ini sama saja dengan tidak mendidik masyarakat cerdas dalam berpolitik ini upaya pembodohan politik pada masyarakat,"katanya.

Adapun Airin-Benyamin yang saat ini masih menjabat sebagai wali kota dan wakil wali kota Tangsel  menurut Beno tidak cuti.”Mereka sengaja tidak cuti untuk terus menggunakan APBD,” tuturnya.  

Komisioner KPU Tangerang Selatan Badrussalam mengatakan, sampai saat ini KPU belum menerima laporan izin kampanye Airin-Benyamin. Sejak dimulainya kampanye 27 Agustus hingga hari ini baru pasangan Arsyid-Elvier dan Ikhsan Modjo-Li Claudia Chandra yang mengajukan kampanye.

Sementara Benyamin Davnie membantah tudingan Sapu tersebut." Isu itu tidak benar, karena sampai  saat ini tim sedang menyusun jadwal kampanye sambil menunggu pengajuan cuti. Jadi kami tidak pernah melakukan kampanye,” terangnya.

Menurut Benyamin, acara pada hari Minggu lalu itu, dirinya dan Airin adalah undangan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel dalam kegiatan gerak jalan dalam rangka hari kemerdekaan.

#Airin Rachmi Diany #PILKADA TANGSEL

 

KOTA TANGERANG
Sejumlah Rumah Warga Tergenang Air Gegara Tanggul Irigasi Cadas-Kukun Jebol

Sejumlah Rumah Warga Tergenang Air Gegara Tanggul Irigasi Cadas-Kukun Jebol

Senin, 19 Oktober 2026 | 15:47

TANGERANGNEWS.com-Tanggul pada Kali Irigasi Cadas-Kukun yang berlokasi di Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Jebol pada Sabtu 17 Oktober 2026.

OPINI
Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi

Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 20:44

Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.

TANGSEL
Tragedi di Markas Polairud Pondok Cabe Tangsel, Polisi Tewas Ditembak Rekan Junior

Tragedi di Markas Polairud Pondok Cabe Tangsel, Polisi Tewas Ditembak Rekan Junior

Senin, 19 Oktober 2026 | 15:04

Peristiwa penembakan polisi terjadi di Markas Komando Polisi Perairan dan Udara (Mako Polairud) Pondok Cabe, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Jumat 16 Oktober 2026, kemarin.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill