Connect With Us

Popularitas Airin Terus Menanjak

Denny Bagus Irawan | Selasa, 19 Mei 2015 | 10:35

Airin dalam acara Gowes Wisata Keluarga C-MORE Tangsel (Putri Rahmawati / TangerangNews)


TANGSEL-Tingkat popularitas incumbent Airin Rachmi Diany pada Pilkada Tangsel tahun ini disebut terus menanjak. Peristiwa soal korupsi dilingkaran Airin tak mempengaruhi pandangan masyarakat Kota Tangsel terhadap sosok wanita berparas cantik tersebut.

Dengan cepat masyarakat bisa melupakan peristiwa yang sempat mewarnai pemberitaan dihalaman setiap media massa kala itu. Namun, polpularitas Airin dibangun tanpa disertai prestasi yang memadai. Hal itu dikatakan Wakil Koordinator Tangerang Public Transparency Watch (TRUTH) Suhendar. 

"Naik terus popularitasnya, karena dia sudah merancang sedemikian mungkin untuk ada acara-acara dan baliho mendekati Pilkada. Padahal coba deh tanya sama warga, atau rakyat Tangsel. Puaskah rakyat dengan kinerja Airin?" tuturnya.


Pencitraan Airin menurut dia, lebih bagus daripada hasil kerjanya. Rakyat Tangsel, menurut dia lebih banyak terbuai dengan bantuan tunai. "Lihat deh, lebih besar mana foto sama pesan moral yang ada pada baliho. Dia hanya bermain ditingkat bawah, kasih ongkos selesai, masyarakat mudah lupa bahwa itu bersumber dari APBD," terangnya.

Lalu seharusnya Airin seperti apa? menurut Suhendar, Airin seharusnya tidak mengkotak-kotakan atau jangan anti kritik. Suhendar mencontohkan Gubernur DKI Jakarta Ahok dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

"Mereka mau duduk sama yang bisa dikatakan oposisi. Tentu Ahok dan Kang Emil punya alasan,  alasannya untuk mendengar aspirasi yang berguna untuk pembangunan di Tangsel. Kami yakin, meski tanpa kajian kemana APBD dikeluarkan, akan lebih banyak ke arah tim sukses ketimbang untuk pembangunan kota," katanya.

Apakah artinya TRUTH minta diundang Airin, menurut Suhendar, tidak hanya TRUTH di Tangsel banyak yang melontarkan suara miring terhadap kepemimpinan Airin. "Undang mereka, kami tidak akan meminta apa-apa seperti. Kami hanya minta dia menjelaskan kemana APBD atau uang rakyat ini dikeluarkan. Tapi itu akan sulit terjadi, karena dia bisa dikatakan anti dengan kritik," tuturnya.

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

HIBURAN
Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Senin, 12 Oktober 2026 | 14:52

Batik Indra Loka memperkenalkan 30 koleksi busana siap pakai (ready-to-wear) melalui Saun Tara Collection Premiere di Pendopo, Living World Alam Sutera, Tangerang.

KAB. TANGERANG
Dinilai Kooperatif, Tersangka Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Tidak Ditahan

Dinilai Kooperatif, Tersangka Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Tidak Ditahan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:37

Polresta Tangerang tidak melakukan penahanan terhadap Aji Cahyono Putra (AC) alias Goji, meski telah menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus pembubaran jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Rajeg, Kabupaten Tangerang.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill