Connect With Us

Gerindra Tangsel Tak Alergi Soal Status Airin

Putri Rahmawati | Senin, 11 Mei 2015 | 17:46

Prio Prakoso (Putri Rahmawati / TangerangNews)

TANGSEL-Status saksi yang disandang oleh Airin Rachmi Diany, dalam kasus korupsi Puskesmas di Tangsel ternyata tak mempengaruhi penilaian partai besutan Prabowo Subianto itu terhadap proses penjaringan calon wali kota Tangsel yang tengah dilakukan partai itu.


"Kalau masih status sebagai saksi saja, kami (Partai Gerindra) masih bisa menerima. Kami tak alergi dengan dinasty dan kasus itu (Puskesmas). Kami lihat dia secara personal, tetapi sebaiknya tanyakan ini ke pengurus pusat," ujar Wakil Sekretaris II DPC Partai Gerindra Kota Tangsel Prio Prakoso, yang juga anggota tim penjaringan calon wali kota Tangsel.


Prio menyampaikan, bahwa  status saksi yang disandang Airin sampai saat ini tidak melanggar Peraturan Undang-undang KPU dalam pencalonan.  KPU , menurut dia, bisa  menggugurkan Airin dari daftar nama bakal calon Wali Kota Tangsel, jika status Airin pada saat pendaftaran berubah menjadi tersangka.

"Pastinya kami (Gerindra) tetap mengacu pada Peraturan Undang-undang KPU," terangnya.

Prio juga mengatakan, jika memang nanti saat proses pengusungan maupun sudah diusung dan Airin berganti status dari saksi menjadi tersangka, maka mau tidak mau Partai Gerindra menerima resiko terburuk itu.

"Sementara ini kami tetap menjalankan proses sambil menunggu keputusan status hukum Airin. Tapi jika sampai ditengah proses itu kita sudah mengusung Airin, dan Airin menjadi tersangka, itu sudah resiko koalisi partai,"tutur Prio.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill