Connect With Us

Pemkot Panggil Pengembang Non Fasos-Fasum

| Kamis, 22 Oktober 2009 | 08:09

TANGERANGNEWS-Pemerintah Kota Tangerang segera memanggil pengembang perumahan di wilayahnya yang hingga kini belum menyerahkan lahan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum). Langkah itu guna menghindari kian banyaknya pengembang perumahan yang kabur sebelum memenuhi kewajiban fasos-fasum. Demikian dikatakan Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemkot Tangerang, Ahsan Annahar, hari ini. Menurutnya, kewajiban pengembang atas penyediaan lahan fasos-fasum diatur dalam Peraturan Mentri Dalam Negri (Permendagri) No.1 Tahun 1987. Dalam aturan itu dijelaskan, bahwa dari total 100 persen lahan yang dimiliki pengembang perumahan, 40 persen harus dialokasikan untuk kepentingan fasos-fasum. “Sampai saat ini, mayoritas pengembang perumahan di Kota Tangerang belum menyelesaikan kewajibannya dalam hal fasos-fasum. Untuk itu, kami akan memanggil kembali pengembang-pengembang dimaksud untuk dilakukan klarifikasi,” katanya. Merujuk data yang sebelumnya dilansir Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kota Tangerang, saat ini sedikitnya ada 127 pengembang perumahan yang beroperasi di Kota Tangerang. Dari total tersebut, baru 11 pengembang yang sudah sepenuhnya menyerahkan lahan fasos fasum. Sedangkan 11 pengembang lainnya masih dalam proses penyerahan tahap akhir. sementara, sisa sebanyak 91 pengembang sama sekali belum menyerahkan lahan fasos fasum. Dan, dari total itu sebanyak 26 pengembang diantaranya masih aktif beroperasi. Namun 65 pengembang lainnya sudah tidak diketahui keberadaannya (kabur-red). Untuk kategori pengembang perumahan yang sudah menyerahkan fasos fasum diantaranya adalah, Perumnas I dan IV (Perum Perumnas). Pengembang yang belum sepenuhnya tuntas menyerahkan adalah Kota Modern (PT Modernland Tbk). Sedangkan pengembang yang masih aktif namun sama sekali belum menyerahkan adalah Taman Cobodas dan Villa Taman Cibodas (PT Duta Putera Mahkota). Sewdangkan kategori terakhir adalah pengembang yang sama sekali belum menyerahkan fasos-fasum namun sudah tidak aktif (kabur-red) adalah, Taman Asri (PT Multi Pastika Abadi) dan Pondok Lestari (PT Berkat Bina Jaya Lestari).(Roedy PG)
BANTEN
Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:44

PT PLN (Persero) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang terintegrasi dengan pengelolaan ruang laut.

AYO! TANGERANG CERDAS
Jadwal dan Materi MPLS SMP 2026 yang Resmi dari Kemendikdasmen

Jadwal dan Materi MPLS SMP 2026 yang Resmi dari Kemendikdasmen

Rabu, 8 Juli 2026 | 13:45

Tahun ajaran baru 2026/2027 segera dimulai. Sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas, seluruh siswa baru jenjang SMP akan menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama lima hari.

KOTA TANGERANG
KONI Kota Tangerang Evaluasi Program, Mantapkan Persiapan Porprov

KONI Kota Tangerang Evaluasi Program, Mantapkan Persiapan Porprov

Minggu, 12 Juli 2026 | 11:49

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang terus mematangkan langkah menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten yang akan digelar di Kota Tangerang Selatan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar rapat pengurus

SPORT
GRID Cardio Rush 2026 Ajak Pelari Tangerang Maraton Sambil Donasi Pohon, Target Tanam 1.500 Bibit

GRID Cardio Rush 2026 Ajak Pelari Tangerang Maraton Sambil Donasi Pohon, Target Tanam 1.500 Bibit

Jumat, 10 Juli 2026 | 20:12

Event lari GRID Cardio Rush 2026, kembali digelar GRID Fitness pada 2 Agustus 2026 mendatang di Carstensz Mall, Gading Serpong, Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill