Connect With Us

Atasi Pencemaran, KLH Tuang 10 Ribu Liter Eco Enzyme ke Anak Sungai Ciadane

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 9 Maret 2026 | 22:52

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Hanif Faisol Nurofiq memimpin penuangan 10 ribu eco enzyme ke anak Sungai Cisadane. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 10.000 liter eco enzyme dituang ke aliran Sungai Jeletreng, anak Sungai Cisadane yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Penuangan ini dilakukan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Hanif Faisol Nurofiq, bersama Generasi Muda Buddhis Indonesia (GEMARBUDHI) Minggu 8 Maret 2026.

Hal ini merupakan bagian dari upaya tanggap pemerintah terhadap pencemaran Sungai Cisadane akibat kebakaran gudang pestisida milik PT Biotek Saranatama, pada 9 Februari 2026 lalu.

Diketahui, pada insiden bulan lalu, senyawa organofosfat yang masuk ke sungai bersifat toksik bagi biota perairan, menyebabkan kematian ikan massal sepanjang 41 kilometer hingga Teluk Naga.

KLH/BPLH telah mengambil langkah cepat, termasuk mengamankan sisa bahan kimia, memasang garis pengawasan PPLH, menegakkan hukum pidana dan perdata, serta menyiapkan bioremediasi bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bila kandungan pestisida di sedimen masih tinggi.

“Sungai bukan hanya urat nadi kehidupan hari ini, tetapi juga penentu kualitas hidup anak-anak dan cucu-cucu kita kelak. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa kita mampu menjaga sungai kita, karena sungai kita adalah masa depan kita,” tegas Menteri Hanif dalam arahannya.

KLH/BPLH berharap aksi penuangan eco enzyme ini menjadi salah satu langkah untuk memulihkan kualitas Sungai Cisadane secara menyeluruh.

Partisipasi aktif masyarakat, generasi muda, dan berbagai elemen terkait menjadi kunci agar sungai ini dapat kembali bersih, sehat, dan bermanfaat bagi kehidupan warga serta generasi mendatang.

“Kami sangat bangga atas partisipasi aktif generasi muda dalam aksi nyata pemulihan Sungai Cisadane. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat untuk berperan serta menjaga lingkungan hidup," kata Hanif.

Sementara itu, The Flavor Bliss Alam Sutera turut menyumbang sekitar 7.000 liter eco enzyme kepada GEMABUDHI. Eco enzyme ini diproduksi secara mandiri menggunakan limbah sayur dan kulit buah dari The Flavor Bliss dan Pasar 8.

Andre Simandjaja, Direktur PT Alam Sutera Realty Tbk berharap langkah penuangan eco enzyme ke aliran Sungai Cisadane ini dapat mampu merevitalisasi ekosistem sungai yang sempat tercemar, serta meningkatkan kualitas air sungai sebagai sumber kehidupan bagi masyarakat sekitar. 

“Kami turut senang dapat berkontribusi dan berkolaborasi dalam memerangi pencemaran sungai melalui penyediaan eco enzyme yang diproduksi secara mandiri di The Flavor Bliss Alam Sutera," katanya.

 

BANDARA
Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 | 22:00

Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

TANGSEL
Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Kamis, 23 April 2026 | 23:26

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.

TEKNO
Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Jumat, 24 April 2026 | 09:06

Seiring dengan perkembangan desain arsitektur dan interior yang semakin dinamis, kebutuhan akan elemen pendukung ruang pun ikut mengalami perubahan. Ruang kini tidak lagi bersifat statis, melainkan terus bertransformasi mengikuti fungsi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill