KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANG SELATAN-Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany berharap agar karya-karya inovasi teknologi ciptaan pelajar di Kota Tangsel yang dipamerkan di Lomba Inovasi Tepat Guna tingkat Kota Tangsel 2016 bisa dikembangkan dan dipatenkan.
"Setiap penemu harus difasilitasi. Kita berharap dengan adanya Puspitek di sini karya anak-anak kita ini bisa dikaji untuk kemudian dikembangkan dan dipatenkan, sehingga bisa dijual di dunia Industri," katanya saat membuka kegiatan tersebut di Mall Teras Kota BSD, Serpong, Tangsel, Selasa (29/3/2016).
Airin menyatakan bahwa inovasi sangat penting dalam rangka pembangunan Kota Tangsel. Hal ini juga selaras dengan visi Pemkot Tangsel 5 tahun kedepan yang ingin menjadikan Kota Tangsel sebagai kota yang cerdas, berkualitas dan berdaya saing.
"Kita juga berharap agar juara dalam lomba inovasi ini bisa ikut dalam perlombaan tingkat nasional. Seperti tahun lalu pelajar Tangsel juara dua tingkat nasional mewakili provinsi Banten," paparnya.
Sementara Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPPKB) Apendi mengatakan, melalui kegiatan ini pihaknya ingin memunculkan inovasi masyarakat Tangsek yang selama ini belum pernah muncul.
"Sebenarnya banyak masyarakat Tangsel yang cerdas, tapi belum pernah tampil. Jadi kita fasilitasi dan mencari bibit-bibit penemu yang cerdas dan inovatif. Kita juga akan membantu supaya inovasi itu bisa dijual di pasaran," jelasnya.
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Bulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews