Connect With Us

Edarkan Ganja, Tiga Pemuda Pengangguran Ditangkap di Pamulang

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 29 Agustus 2016 | 17:00

Ilustrasi Ganja (Dira Derby / TangerangNews)

TANGERANGNews.com-Tiga pemuda pengangguran di Pamulang Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dibekuk polisi karena kedapatan mengedarkan narkoba jenis ganja. Ketiganya berinisial IM, 24, DH, 21, dan RH, 22, kerap mengedarkan ganja di daerah Pamulang, Ciputat, hingga perbatasan Depok Jawa Barat.

 

Sebanyak 13 paket ganja kecil dengan harga Rp 50 ribu per paketnya, ditemukan dalam penangkapan yang dilakukan secara terpisah tersebut.

 

Kasubbag Humas Polres Tangsel AKP Mansuri,pengungkapan itu berawal dari penangkapan IM dan DH di Jalan Oscar, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Pamulang. “Dari mereka ini 13 paket ganja didapatkan," katanya Senin (29/8/2016).

 

Rencananya, 13 paket ganja tersebut akan diedarkan di daerah Pamulang dan Ciputat. Biasanya, belasan paket barang haram tersebut juga diedarkan ke daerah Sawangan Depok atau perbatasan langsung dengan Pamulang.

 

Lalu, saat digelandang ke Mapolsek Pamulang dan menjalani pemeriksaan awal, keduanya mengaku mendapat barang tersebut dari RH alias Gobang. "Dari sanalah petugas langsung menciduk tersangka lain di dalam rumahnya di wilayah Kampung Salak V, Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang," kata Mansuri.

 

Namun, dari tangan RH, polisi tidak menemukan barang bukti apapun. Meski begitu, RH tetap menahan dan diperiksa lebih intensif.

 

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara.

 

 

PROPERTI
Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:54

Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill