Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan
Sabtu, 12 September 2026 | 17:08
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TANGERANGNews.com-Sandy,28, warga Lengkong Wetan RT 2/6 Kelurahan Lengkong Wetan, Kecamatan Serpong Kota Tangsel yang tewas tersetrum tepat di hari ulang tahunnya yang jatuh pada hari Senin (26/9/2016) lalu sempat dibawa ke Rumah Sakit sebelum akhirnya tewas.
Karyawan salah satu tempat futsal di Tangsel itu tewas setelah diikat oleh teman-temannya di tiang lampu dekat lapangan di dalam tempat futsal tersebut agar dapat dikerjai dengan cara disiram air.
Setelah dilepaskan dari tiang lampu, Sandy langsung dibawa ke Rumah Sakit Eka BSD. Namun, ketika diperiksa di IGD (Instalasi Gawat Darurat), dokter jaga menyatakan bahwa Sandy sudah meninggal dunia. “Sempat dibawa ke Rumah Sakit,” ujar Kasubag Humas Polres Kota Tangsel AKP Mansuri, Selasa (27/09/2016).
Diduga Sandy tewas saat diikat dan disiram air oleh teman-temannya. Sebab, Sandy langsung kejang-kejang ketika disiram air. “Pegawai lain di sana yang lihat itu buru-buru matiin panel listrik, tapi enggak ketolong," kata Mansuri.
Dari informasi sementara yang dihimpun, didapati ada kabel tiang lampu yang sudah terkelupas. Air yang mengalir dari tiang lampu tersebut diduga memicu aliran listrik hingga mengenai Sandy yang saat itu dalam posisi terikat di tiang tersebut.
"Kabelnya terkelupas gara-gara habis kena pisau dari mesin pemotong rumput," tutur Mansuri.
Polisi masih memeriksa teman-teman Sandy yang terlibat dalam kejadian ini. Mansuri juga belum menyatakan siapa yang dianggap bertanggung jawab dan ditingkatkan statusnya sebagai tersangka.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TODAY TAGTujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.
Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang mencatat sedikitnya 311,8 Hektare lahan sawah di wilayahnya terancam gagal panen atau Puso akibat kemarau panjang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews