Connect With Us

Hanya 15 Orang untuk Meruntuhkan Gedung di Bintaro

Denny Bagus Irawan | Sabtu, 1 Oktober 2016 | 09:28

gedung roboh di Bintaro karena tidak berizin alias ilegal. (RADEN BAGUS IRAWAN / TangerangNews)

TANGERANGNews.com- PT Wahana Infonusa sebagai perusahaan yang ditunjuk oleh Bank Panin untuk merobohkan gedung di Bintaro Sektor 7, Kota Tangsel melalui Project Manager-nya yakni  Ari Yudhanto menyampaikan hanya menggunakan 15 orang untuk meruntuhkan gedung tersebut. 

 

“Hanya 10-15 orang saja cukup, karena sebenarnya kami sudah pernah melakukan seperti ini. Hanya saja ini lebih tinggi dan ini pertama kali dilakukan di Indonesia dengan menempuh prosedur yang benar, seperti melakukan pengujian dan evaluasi serta presentasi,” ujar Ari, saat ditemui di sebuah ruko yang dikontrak untuk menjadi kantornya sekitar lokasi.

 

Dia menuturkan, peristiwa sebelumnya yang membuat heboh pada Juni 2016 lalu telah menjadi pelajaran untuk kedepan agar peruntuhan gedung harus disesuaikan dengan kompetensi yang dimiliki.

 

“Ada pengetahuan dan kemampuan, dan prosedur yang harus ditaati. Tentu itu bagus buat pembelajaran,” katanya.   

 

Sebenarnya, kata Ari, memang lebih efektif menggunakan dinamit   untuk meruntuhkan gedung. Karena terbilang lebih cepat. Tetapi di Indonesia hal itu dilarang karena terbentur dengan regulasi salah satunya berdampak pada lingkungan.

 

“Tetapi tak masalah, kita juga akan tetap merubuhkannya pada hari itu juga (Jumat 7 Oktober 2016),” ujarnya.

 

Pihaknya telah menginventarisir bahwa luas tanah gedung tersebut sekitar 1,3 hektare dan memiliki tinggi yang tersisa saat ini setinggi 86 meter

 

 

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill