Connect With Us

Warga Kebayoran Tewas Tersambar Kereta di Tangerang

Denny Bagus Irawan | Senin, 3 Oktober 2016 | 08:00

Ilustrasi Kereta Api (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 

TANGERANGNews.com-Seorang wanita yang mengenakan kaus Lengan panjang warna cokelat bercorak garis putih, bercelana jeans tersambar kereta di Serpong, Kota Tangsel Minggu (2/10/2016) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Belakangan wanita yang diketahui bernama Hapsah tersebut diduga memang sengaja ingin bunuh diri.

Pasalnya, saat wanita kelahiran 1958 itu berjalan di rel, oleh masyarakat sudah meneriakinya agar tidak berjalan di perlintasan kereta. Namun, Hapsah cuek saja seakan tidak mendengar.

“Korban adalah seorang ibu rumah tangga yang merupakan warga Kp. Kebon Kelapa RT 06/11 Kel. Grogol Selatan Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan. Korban tewas tersambar kereta dan terseret satu meter hingga tewas ditempat,” ujar Kasubag Humas Polres Kota Tangsel, AKP Mansuri, Senin (3/10/2016).

Ketika itu, korban sedang berjalan di rel. Namun, warga yang sudah memberitahu akan bahaya tetap tidak didengarnya.  Hal itu diperkuat dengan Sri Mulyati warga setempat yang menyaksikan peristiwa tersebut.  Menurut Sri, kejadian berawal saat Korban berjalan kaki dipinggir rel Kereta Api dari arah perlintasan stasiun KA Serpong menuju Cisauk.

“Kemudian secara bersamaan melintas datang Kereta Ekonomi Jurusan Tanah Abang - Rangkas datang dari arah stasiun Kereta Serpong menuju Cisauk. Tiba - tiba korban langsung ditabrak dari arah belakang mengenai tubuh dan jatuh sejauh satu meter,” katanya.

Adapun jasad korban menderita luka yakni pecah kepala. Sedangkan barang bukti yang berhasil ditemukan di tas milik korban yakni KTP, HP Merk Polytron,Kartu Berobat, Peralatan Kosmetik
Obat Generik.  

“Sudah dikasih tahu, tetapi entah dia dengar atau tidak,” katanya.

 

 

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill