Connect With Us

Meskipun Legal, Ormas HTI diwaspadai di Tangerang Selatan

Yudi Adiyatna | Sabtu, 6 Mei 2017 | 15:00

Ilustrasi Radicalism (@TangerangNews2017 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Keberadaan ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) kembali menjadi sorotan hangat di tengah masyarakat.

Keberadaan ormas ini sering menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Pro kontra di masyarakat  timbul dikarenakan organisasi Keagamaan itu berusaha menyebarkan dan menanamkan ajaran Negara Islam.

Dari berbagai video yang telah beredar di Youtube, terlihat banyak video ajakan dari HTI kepada masyarakat untuk mencoba mengganti dasar negara dari Pancasila ke ideologi Khilafah. 

Menurut organisasi yang didirikan di Al-Quds Palestina ini , penerapan Syariah dan Khilafah adalah satu-satunya solusi dalam mewujudkan “Islam yang rahmatan lil alamin”. 

Belum lama ini, HTI bermaksud menggelar acara International Khilafah Forum (IKF) pada 23 April lalu di Balai Sudirman, Jakarta. Namun, acara tersebut gagal karena tidak mendapatkan izin dari kepolisian Polda Metro Jaya.

Keberadaan massa dan pengikut setia HTI sendiri di Tangerang  Selatan cukup banyak di tengah masyarakat.

Hingga kini, belum ada angka pasti berapa total jumlah pengikut mereka di Tangerang Selatan. Meski begitu, Pemerintah Kota Tangerang Selatan tetap mewaspadai keberadaan HTI dan ormas radikal lainnya.

Kepala Kesbangpol Kota Tangerang Selatan, Azhar Syam’un yang dihubungi TangerangNews.com, Kamis (04/05/2017) mengatakan, secara legalitas memang Hizbut Tahrir organisasi resmi yang telah terdaftar badan hukumnya di Kemenkumham.

Meskipun demikian, kata dia, keberadaan HTI dan ormas radikal lainnya di Tangsel perlu terus diwaspadai . "Mereka harus diwaspadai karena dinilai meresahkan dan  terus berusaha membawa dan menanamkan paham khalifah di Indonesia,”terangnya.

“Selain itu upaya yang mereka lakukan dengan penyebaran paham khilafah tersebut lah yang justru nantinya dinilai dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat," tutur Azhar yang pernah menjabat sebagai Kepala Satpol PP Kota setempat itu.

Sementara itu, Ketua GP Ansor Tangerang Selatan Asrori Fakhrezi menyebut organisasi HTI tidak cocok diterapkan dan berada di Indonesia.

Menurutnya sistem demokrasi Pancasila yang ada saat ini telah sama-sama disepakati dan yang terbaik sebagai sistem di negara republik Indonesia ini, tidak ada lagi ideologi lain yang diterapkan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Asrori dengan tegas meminta kepada pemerintah untuk segera membubarkan keberadaan organisasi HTI.

"Sebelum Paham Ideologi HTI ini meluas meracuni anak bangsa, pemerintah harus secepatnya bertindak tegas membubarkan HTI," terang Asrori. Hingga berita ini di selesai disusun, belum ada yang bisa dikonfirmasi dari pihak HTI cabang Tangerang Selatan.

TANGSEL
Kisah Veri, Kayuh Sepeda Sendiri Mudik dari Serpong ke Palembang

Kisah Veri, Kayuh Sepeda Sendiri Mudik dari Serpong ke Palembang

Kamis, 19 Maret 2026 | 10:44

Di tengah padatnya arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Ciwandan, ada satu pemandangan yang tidak biasa. Sebuah sepeda hitam dengan sleeping bag dan tenda terikat rapi di bagian belakang melaju pelan menuju area pelabuhan

KOTA TANGERANG
Pokja WHTR Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan 2026 dengan Santunan Anak Yatim

Pokja WHTR Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan 2026 dengan Santunan Anak Yatim

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:53

Suasana hangat penuh kebersamaan menyelimuti sekretariat Pokja WHTR di Jalan Perintis Kemerdekaan No. 38A, Babakan, Kota Tangerang, dalam puncak rangkaian kegiatan Ramadan 1447 H yang ditandai dengan buka puasa bersama dan santunan anak yatim

BISNIS
3 Tips Memilih Spatula yang Tepat untuk Kebutuhan Masak Besar saat Lebaran

3 Tips Memilih Spatula yang Tepat untuk Kebutuhan Masak Besar saat Lebaran

Rabu, 18 Maret 2026 | 20:09

Masyarakat kerap memasak berbagai menu khas saat momen Lebaran. Makanan sepeti rendang, opor ayam hingga kue kering biasanya disajikan untuk keluarga besar maupun tetangga yang bersilaturahmi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill