Tim SAR Cek Benda Mirip Kapal Terbalik Dekat Anak Krakatau, Hasilnya Nihil
Kamis, 17 September 2026 | 09:59
Video benda yang tampak seperti kapal terbalik di sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK) beredar di media sosial.
TANGERANGNEWS.com-Bulan Ramadan adalah bulannya Ibadah. Namun tak demikian bagi Kurniawan, 23, dan Santoso. Dua orang pemuda pengangguran ini malah mengambil kesempatan mencuri sebuah telepon genggam milik Budi Najina, 28, seorang Ustadzah, di rumah kontrakannya di Kampung Dongkal, RT 001/005, Pondok Jagung Timur, Serpong Utara, Tangsel.
Peristiwa tersebut bermula, saat korban pada Kamis (17/5/2018) kemarin sedang melaksanakan Salat Tarawih di masjid terdekat. Tiba-tiba sepulangnya dari masjid, korban kaget melihat ada dua orang pelaku sedang berada di dalam rumah kontrakannya.
"Korban spontan berteriak minta tolong dan warga langsung berdatangan ke kontrakan korban," terang Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho, Jumat (18/5/2018).
Kedua pelaku yang panik pun kemudian berusaha melarikan diri, namun sayang bagi Kurniawan, pemuda asal Oku Timur, Sumsel ini gagal melarikan diri dan menjadi bulan-bulanan amukan warga yang kesal atas tindakannya.
Sedangkan Santoso, kawan yang melakukan aksi bersamanya berhasil lolos dari kejaran warga dengan menggunakan sepeda motor.
"Anggota polsek Serpong datang ke TKP untuk mengamankan pelaku dan langsung membawa ke Puskesmas Rawa Buntu untuk pertolongan pertama," tutur Alexander.
Akibat amukan massa tersebut pelaku mengalami luka di bagian kepala sebanyak dua jahitan dan luka lecet di bagian tangan serta kaki. Sedangkan barang bukti berupa satu unit tablet merk Lenovo warna hitam ukuran 7 inch berhasil diamankan dari tangan pelaku.
"Pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman maksimal 7 tahun," pungkas Alexander.(RAZ/HRU)
Video benda yang tampak seperti kapal terbalik di sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK) beredar di media sosial.
TODAY TAGPidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Kebakaran hebat puluhan gudang di Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, menyebabkan kepulan asap hitam pekat, pada Rabu 16 September 2026, pukul 12.55 WIB.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews