Connect With Us

Sampah Tangsel Dikelola Swasta

| Selasa, 30 Maret 2010 | 19:14

Sampah (tempointeraktif / ti)

 
TANGERANGNEWS-Untuk menangani masalah sampah yang selama ini menjadi persoalan yang rumit di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel), Pemkot Tangsel akan  bekerjasama dengan pihak swasta guna mengolah sampah tersebut menjadi kompos.
 
"Sebanyak 400 ton/hari sampah di Tangsel ini nantinya akan di pusatkan di tiga tempat, seperti di TPS di Kelurahan Cipeucang, Pondok Cabe dan Ciputat untuk dijadikan kompos," kata Pejabat Wali Kota Tangsel, HM Shaleh di sela-sela pelantikan 45 orang anggota DPRD, hari ini.
 
Namun sebelum menjadi kompos yang berfungsi menyuburkan tanaman masyarakat atau petani di Tangsel dan sekitarnya, lanjut dia, sampah-sampah yang di kumpulkan di TPS-TPS itu dicacah terlebih dahulu untuk dimasukkan ke dalam mesin pengolahan.
 

 
"Minggu-minggu ini mesin pengolahan sampah itu sudah ada dan bisa dioperasikan," kata Shaleh tanpa menyebut nilai investasi yang dikeluarkan oleh pihak swasta tersebut dalam kerjasama itu.
 
Adapun armada yang dipersiapakan pihak swasta tersebut untuk mengangkut sampah dari rumah warga hingga TPS sebanyak 40 truk. Ditanya nama dan alamat perusahaan swasta yang siap mengolah sampah di Tangsel, Shaleh tidak bisa menjelaskan. "Yang jelas perusahaan itu adalah perusahaan swasta lokal," kata dia.
 
Begitupula dengan Didik Supriadi, Kepala Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman Pemkot Tangsel yang tampak tidak menguasai permasalahan. "Namanya PT SSS, tapi kepanjangannya saya lupa," kata Didik di depan Wali Kota. (dira)
 
 
 

 

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANDARA
Fasilitas Learning Center di Bandara Soetta Kini Terbuka untuk Seluruh Industri Aviasi

Fasilitas Learning Center di Bandara Soetta Kini Terbuka untuk Seluruh Industri Aviasi

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 19:15

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memperluas fungsi InJourney Airports Learning Center (IALC) di kawasan Bandara Soekarno-Hatta agar dapat diakses oleh seluruh pelaku industri aviasi nasional maupun global.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill