Connect With Us

Panwaslu Tangsel Telusuri Dugaan Bacaleg Gunakan Ijazah Palsu

Yudi Adiyatna | Jumat, 20 Juli 2018 | 16:00

Komisioner Divisi Pencegahan dan Antar Lembaga Panwaslu Tangsel, Ahmad Jazuli. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tangsel tengah menelusuri dugaan adanya bakal calon anggota legislatif (bacaleg) DPRD Tangsel yang menggunakan ijazah palsu.

Demikian dikatakan Komisioner Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Tangsel, Ahmad Jazuli, Sabtu (20/7/2018).

Kata Jazuli, dugaan tersebut karena terdapat bacaleg yang menggunakan ijazah paket C yang diragukan legalitas lembaga yang mengeluarkannya.

"Ada yang daftar pakai ijazah paket C, sebetulnya itu tidak apa-apa. Tapi kita sedang telusuri legalitas lembaga yang mengeluarkannya," ujarnya.

Alumni Fakultas Tarbiyah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini menjelaskan sebagai salah satu syarat bakal calon Bacaleg sesuai dengan PKPU 20/2018, maka salinan ijazah yang diserahkan harus mendapatkan legalisir dari sekolah asal.

" Ijazah yang diserahkan harus dilegalisir cap basah dari sekolah asal," imbuhnya.

Selain itu dirinya mengatakan Panwaslu Tangsel akan berkordinasi dengan pihak terkait guna memastikan ijazah yang digunakan para bacaleg merupakan ijazah resmi dan sah yang dikeluarkan oleh lembaga pendidikan yang terdaftar.

"Kami akan berkordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk pembuktian masalah legalitas Ijazah Bacaleg nantinya,"pungkasnya.(RAZ/RGI)

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill