Connect With Us

Panwaslu Tangsel Telusuri Dugaan Bacaleg Gunakan Ijazah Palsu

Yudi Adiyatna | Jumat, 20 Juli 2018 | 16:00

Komisioner Divisi Pencegahan dan Antar Lembaga Panwaslu Tangsel, Ahmad Jazuli. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tangsel tengah menelusuri dugaan adanya bakal calon anggota legislatif (bacaleg) DPRD Tangsel yang menggunakan ijazah palsu.

Demikian dikatakan Komisioner Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Tangsel, Ahmad Jazuli, Sabtu (20/7/2018).

Kata Jazuli, dugaan tersebut karena terdapat bacaleg yang menggunakan ijazah paket C yang diragukan legalitas lembaga yang mengeluarkannya.

"Ada yang daftar pakai ijazah paket C, sebetulnya itu tidak apa-apa. Tapi kita sedang telusuri legalitas lembaga yang mengeluarkannya," ujarnya.

Alumni Fakultas Tarbiyah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini menjelaskan sebagai salah satu syarat bakal calon Bacaleg sesuai dengan PKPU 20/2018, maka salinan ijazah yang diserahkan harus mendapatkan legalisir dari sekolah asal.

" Ijazah yang diserahkan harus dilegalisir cap basah dari sekolah asal," imbuhnya.

Selain itu dirinya mengatakan Panwaslu Tangsel akan berkordinasi dengan pihak terkait guna memastikan ijazah yang digunakan para bacaleg merupakan ijazah resmi dan sah yang dikeluarkan oleh lembaga pendidikan yang terdaftar.

"Kami akan berkordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk pembuktian masalah legalitas Ijazah Bacaleg nantinya,"pungkasnya.(RAZ/RGI)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38

Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill