Connect With Us

Tawuran Pelajar Coreng Predikat Tangsel Kota Layak Anak

Mohamad Romli | Rabu, 1 Agustus 2018 | 09:20

Aksi tawuran pelajar kembali terjadi di depan Pergudangan Taman Tekno, Jalan Puspiptek Raya,Kademangan, Setu,Tangsel, Selasa (31/7/2018). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

 

 

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah aktivis menilai Pemkot Tangsel gagal dengan predikat Kota Layak Anak yang baru-baru ini kembali diraih. Pasalnya, tawuran antara dua kelompok pelajar kembali terjadi Selasa (31/7/2018) kemarin.

Tawuran tersebut bahkan menyebabkan satu pelajar mengalami luka serius akibat tertancap senjata tajam dipipi kirinya.

Suhendar, pegiat Tangerang Public Tranperancy Watch (TRUTH) menilai tawuran tersebut menjadi pukulan dan bukti nyata pemangku kebijakan diantaranya Dinas Pendidikan Tangsel dan Kapolres telah gagal mengemban tugas.

"Kebijakan apa yang telah dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan hingga tawuran kembali terjadi? Kurikulum pendidikan apa yang diterpakan hingga siswa begitu beringas dan sadis melukai sesama?," kata Suhendar melalui pernyataan sikapnya yang diterima TangerangNews.com semalam.

Ia juga mempertanyakan kinerja Polres Tangsel yang juga dinilainya tidak bisa mendeteksi peristiwa itu. Padahal lokasi kejadian tak jauh dari markas Polres Tangsel.

"Lantas, untuk apa ada Polres Tangsel jika tidak bisa mendeteksi peristiwa ini. Sebaran anggota polisi banyak, lokasi kejadian tidak jauh dari Mapolres, intel tersebar disemua polsek, bahkan katanya Polres Tangsel punya unit Viper. Kok bisa terjadi tawuran?," tambahnya.

Sementara pegiat Lembaga Forum Cisadane Syndicate (FCS) menilai Kota Tangsel gagal dengan predikat Kota Layak Anak yang belum genap sebulan diterima dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Tawuran dua kelompok pelajar itu dituding Maradika, Ketua Bidang Kajian dan Advokasi FCS Pemkot Tangsel minim memberikan pelayanan pendidikan terhadap anak. 

"Pemenuhan Pendidikan bukan sekedar pendidikan formal, melainkan memberikan pendidik moral dan budaya yang baik terhadap anak bangsa." Ujar Mahardika yang juga aktivis HMI Tangerang Raya, Rabu (1/8/2018).

Forum Cisadane Syndicate (FCS) sangat menyayangkan masih adanya kejadian Tawuran antar pelajar, Tawuran merupakan tindakan yang sangat berbahaya bagi siapapun. FCS meminta Pemkot Tangsel bertanggungjawab atas kejadian Tawuran antar pelajar tersebut.

"Kita berharap gelar Kota Layak Anak tidak sekedar dijadikan ajang untuk pencitraan, namun Pemkot Tangsel mampu memberikan pendidikan moral, pemenuhan hak dan pelayanan kepada anak agar benar benar dijuluki sebagai Kota Layak dan Ramah Anak, kedepan tidak ada lagi kasus seperti tawuran dan asusila terhadap anak," tukasnya

Diketahui, tawuran antara dua kelompok pelajar terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di depan Taman Tekno, Jalan Raya Puspitek, Setu, Tangsel, Selasa (31/7/2018).

Puluhan pelajar yang terlibat tawuran tersebut berasal dari SMK Sasmita Jaya Pamulang dan SMK Bhipuri. Selain menggunakan batu, mereka juga membawa beragam senjata tajam.

Dalam tawuran itu, Ahmad Fauzan, 18, pelajar kelas 3 di SMK Sasmita Jaya, Pamulang mengalami luka serius dikepala dan dilarikan ke RS Hermina, Serpong yang kemudian sekitar pukul 23.00 WIB dirujuk ke RSCM Jakarta.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
PLN Revitalisasi Gardu Induk Pasar Kemis Tanpa Padamkan Listrik Pelanggan

PLN Revitalisasi Gardu Induk Pasar Kemis Tanpa Padamkan Listrik Pelanggan

Jumat, 11 September 2026 | 07:30

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menyelesaikan revitalisasi kubikel 20 kV Trafo 1 dan Trafo 2 di Gardu Induk (GI) Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

TANGSEL
TPA Cipeucang Tangsel "Dipaksa" Tampung 1.022 Ton Sampah Per Hari

TPA Cipeucang Tangsel "Dipaksa" Tampung 1.022 Ton Sampah Per Hari

Kamis, 10 September 2026 | 22:32

Gunungan sampah terlihat memenuhi salah satu area pemrosesan akhir di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Sejumlah kendaraan pengangkut sampah dan alat berat masih beraktivitas di sekitar tumpukan tersebut.

HIBURAN
Swiss-BelHotel Airport Jakarta Rayakan 11 Tahun, Usung Semangat Tumbuh Bersama

Swiss-BelHotel Airport Jakarta Rayakan 11 Tahun, Usung Semangat Tumbuh Bersama

Kamis, 10 September 2026 | 17:43

Swiss-BelHotel Airport Jakarta memasuki usia ke-11 tahun. Momen tersebut dirayakan dengan mengangkat tema “Growing Stronger, Success Together” sebagai refleksi perjalanan hotel sekaligus semangat menyambut perkembangan di tahun-tahun berikutnya.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill